RADAR BOGOR – Penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) semakin gencar menjelang akhir tahun 2025.
Bansos tersebut terdiri atas Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4, Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4, bansos penebalan, dan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Kementerian Sosial terkait Penugasan ASN PPPK Direktorat Jaminan Sosial pada Kegiatan Percepatan Penyaluran Bantuan Sosial Program Sembako Tahun 2025, disebutkan bahwa seluruh ASN PPPK Direktorat Jaminan Sosial (SDM PKH) diminta menginformasikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah dampingan agar melakukan transaksi paling lambat 21 Desember 2025.
Surat tersebut juga menyebutkan perlunya koordinasi dengan Dinas Sosial kabupaten atau kota setempat dalam proses monitoring percepatan penyaluran Bantuan Sosial Program Sembako Triwulan II, III, dan IV, Stimulus Ekonomi Juni dan Juli 2025, serta BLT Kesra melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.
Lampiran surat tersebut berupa daftar nama KPM yang belum melakukan transaksi Bantuan Sosial Program Sembako Triwulan II, III, dan IV, Stimulus Ekonomi Juni dan Juli 2025, serta BLT Kesra.
BLT Kesra disalurkan secara masif dengan nominal Rp300 ribu per bulan. Untuk periode Oktober–Desember 2025, bantuan ini cair sekaligus sebesar Rp900 ribu. Saat ini, BLT Kesra Tahap 2 akan segera cair.
Sementara itu, penerima BLT Kesra Tahap 1 tidak akan kembali menerima bantuan tersebut karena bansos penebalan hanya diberikan satu kali pada tahun 2025 untuk satu KPM.
Penebalan sembako sebesar Rp400 ribu merupakan bansos nonreguler. Sejatinya, bantuan ini diperuntukkan bagi periode Juni–Juli 2025.
Namun, karena KPM memperoleh KKS baru sebagai peralihan dari PT Pos Indonesia ke Bank Himbara, bansos tersebut baru dapat dicairkan pada Desember 2025.
Beberapa KPM tercatat mencairkan multibansos. Terdapat KPM yang menerima BPNT Tahap 4 sebesar Rp600 ribu, PIP murid SMP sebesar Rp375 ribu, serta bansos penebalan Rp400 ribu, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp1,375 juta.***
Editor : Eli Kustiyawati