RADAR BOGOR - Jumat, 19 Desember 2025 menjadi hari yang membahagiakan bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan pantauan terbaru dari kanal YouTube Info Bansos, bantuan sosial (bansos) sedang cair secara besar-besaran di berbagai wilayah Indonesia melalui Bank Himbara.
Berikut adalah rangkuman informasi penting yang perlu Anda ketahui mengenai pencairan hari ini.
Hari ini, penyaluran BPNT Tahap 4 terpantau cair merata di Bank BNI, BRI, Mandiri, dan BSI.
Meskipun nominal standar yang biasanya diterima adalah Rp600.000, banyak warga yang melaporkan saldo masuk ke kartu KKS mereka jauh lebih besar, bahkan ada yang menyentuh angka Rp2.000.000.
Mengapa Ada Saldo "Bonus" hingga Rp2 Juta?
Banyak KPM yang terkejut melihat saldo yang berlipat ganda. Hal ini bukan karena kesalahan sistem, melainkan adanya Validasi Sistem (Irisan).
Artinya, penerima BPNT yang memiliki komponen keluarga tertentu (seperti lansia atau anak sekolah) secara otomatis tervalidasi sebagai penerima PKH Tahap 4 juga.
Berikut rincian simulasi saldonya:
- Dana BPNT: Rp600.000
- Komponen PKH Balita: Rp750.000
- Komponen PKH Lansia: Rp600.000
- Komponen PKH Anak Sekolah: Rp225.000 s/d Rp500.000
Catatan: Jika dalam satu keluarga terdapat beberapa komponen tersebut, maka total saldo yang masuk ke KKS bisa mencapai Rp2.000.000 atau lebih.
Siapa Saja yang Cair Hari Ini
Ada tiga kelompok utama yang menjadi prioritas pencairan pada Jumat ini:
1. KPM Validasi Baru: Keluarga yang data DTKS-nya baru saja sinkron dengan data kependudukan (Dukcapil).
2. Pemilik KKS Lama (Era Pandemi): Pemilik kartu KKS lama yang datanya masih valid kini kembali menerima dana BPNT reguler ditambah BLT senilai Rp900.000.
3. KPM Peralihan dari Kantor Pos: Warga yang sebelumnya biasa mengambil bantuan di Kantor Pos kini sudah dialihkan sepenuhnya ke kartu KKS Bank Himbara.
Segera cek saldo KKS Anda secara berkala di ATM terdekat atau melalui aplikasi mobile banking masing-masing bank. Pastikan untuk tetap menyimpan bukti struk penarikan sebagai arsip pribadi.***
Editor : Eli Kustiyawati