RADAR BOGOR - Kabar bahagia menyelimuti para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di penghujung tahun ini.
Di hari Jumat, 19 Desember 2025, terpantau terjadi pencairan dana bansos secara besar-besaran di berbagai wilayah Indonesia.
Tidak hanya dana rutin, banyak KPM yang melaporkan adanya saldo bansos "kejutan" hingga mencapai Rp2.000.000 masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.
Mengapa Saldo Bisa Tembus Rp2 Juta?
Banyak warga yang terkejut karena nominal yang diterima jauh melampaui standar BPNT sebesar Rp600.000.
Dilansir dari Youtube Info Bansos, hal ini terjadi karena adanya sistem validasi irisan, di mana penerima BPNT secara otomatis terverifikasi mendapatkan bantuan PKH tahap 4 jika memiliki komponen keluarga seperti:
- Balita: Tambahan Rp750.000
- Lansia: Tambahan Rp600.000
- Anak Sekolah (SD-SMA): Tambahan antara Rp225.000 hingga Rp500.000.
Akumulasi dari berbagai komponen inilah yang membuat saldo di KKS membengkak hingga Rp2 juta lebih bagi keluarga dengan komponen lengkap.
Wilayah Mana Saja yang Sudah Cair?
Hingga saat ini, progres penyaluran nasional telah mencapai 90-95 persen. Berikut adalah daftar daerah yang terpantau sudah mulai menerima pencairan secara masif melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI):
- Jawa Barat: Pencairan hampir tuntas (di atas 90%) meliputi wilayah Bogor, Bandung Raya, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Garut, Cirebon, hingga Indramayu.
- Jawa Tengah: Meliputi daerah Semarang, Solo, Purwokerto, Tegal, Cilacap, dan Kudus.
- Jawa Timur: Laporan saldo masuk terbanyak ada di Surabaya, Malang, Sidoarjo, Kediri, Jember, dan Banyuwangi.
- Sumatera: Lampung, Palembang, Medan, Pekanbaru, dan Padang.
- Sulawesi: Makassar, Manado, dan Gorontalo.
- Kalimantan dan Kepulauan: Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Bali (Denpasar), hingga NTB (Mataram).
- Papua dan Maluku: Sedang dalam proses susulan karena kendala logistik, namun tetap diupayakan rampung segera.
Bagi Anda yang berada di wilayah di atas, segera lakukan pengecekan saldo secara berkala di ATM terdekat agar bantuan Anda tidak hangus dan ditarik kembali ke kas negara.***
Editor : Eli Kustiyawati