RADAR BOGOR – Kemarin, Jumat, 19 Desember 2025, menjadi momen penuh kejutan bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos).
Bukan hanya Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap keempat yang mulai mengalir ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tetapi juga sejumlah program bantuan lain dari Kementerian Sosial dan kementerian terkait yang terpantau cair hampir bersamaan.
BPNT tahap keempat menjadi sorotan utama setelah banyak KPM melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 di kartu KKS mereka.
Bantuan tersebut merupakan akumulasi tiga bulan terakhir tahun 2025 dan mulai dicairkan melalui Bank Mandiri.
Penyaluran dilakukan ke kartu KKS lama maupun kartu KKS baru tanpa pembedaan status penerbitan.
Laporan pencairan datang dari berbagai penjuru Tanah Air.
Di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten, KPM menyebut bantuan sudah dapat ditarik sejak pagi hari.
Wilayah Sumatra, seperti Lampung dan Sumatra Utara, juga masuk dalam daftar daerah yang lebih awal menerima pencairan.
Bahkan, KPM di Kalimantan dan Maluku turut mengonfirmasi saldo BPNT telah masuk ke rekening mereka.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, pola pencairan kali ini kembali menunjukkan bahwa pemerintah menerapkan sistem bertahap.
Artinya, tidak semua penerima akan mendapatkan bantuan dalam satu hari yang sama.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran sistem perbankan dan menghindari penumpukan transaksi di ATM maupun agen bank.
Di luar BPNT, pencairan bantuan sosial lainnya juga menjadi kabar baik bagi masyarakat.
Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang Sekolah Dasar mulai cair bagi siswa yang telah mengaktifkan rekening pada Oktober dan November.
Dana sebesar Rp450.000 disalurkan langsung ke rekening Simpel siswa atau kartu KIP yang terdaftar.
Sementara itu, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) tahap kedua mulai dijadwalkan dan dicairkan di sejumlah kantor pos.
Bantuan senilai Rp900.000 ini menyasar penerima yang telah ditetapkan dalam tahap lanjutan, termasuk beberapa nama baru yang sebelumnya belum menerima bantuan.
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat juga tak ketinggalan.
Sejak malam sebelumnya, sejumlah KPM melaporkan dana PKH murni maupun PKH hasil validasi telah masuk melalui Bank BNI.
Pencairan mencakup berbagai komponen, mulai dari ibu hamil, balita, lansia, hingga anak sekolah.
Selain itu, Bank BRI mulai menyalurkan bantuan penebalan bansos bagi KPM yang sebelumnya menerima melalui kantor pos dan kini beralih ke kartu KKS baru.
Bantuan ini ditujukan khusus bagi penerima yang belum mendapatkan penyaluran pada tahap kedua dan ketiga, terutama untuk alokasi Juni dan Juli.
Dengan banyaknya bantuan yang cair hampir bersamaan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas sumbernya.
Pemerintah memastikan seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data resmi dan akan terus berjalan hingga akhir tahun.
Momentum pencairan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga menjelang pergantian tahun.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan, pengecekan rutin dan kesabaran menjadi kunci, mengingat proses distribusi masih terus berlangsung secara bertahap di seluruh Indonesia.***
Editor : Eli Kustiyawati