RADAR BOGOR - Sejumlah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terpantau kembali terisi saldo bantuan sosial (bansos), khususnya yang diterbitkan melalui tiga bank penyalur utama.
Kondisi ini memunculkan dua situasi yang berjalan bersamaan, yakni kabar baik bagi KKS yang sudah terisi saldo, serta kebingungan bagi KPM yang kartunya masih menunjukkan saldo nol atau bahkan belum berhasil mendapatkan KKS sama sekali.
Dalam beberapa hari terakhir, saldo bantuan mulai terdeteksi masuk ke KKS yang terhubung dengan Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BSI.
Dilansir dari kanal Sukron Channel, bantuan yang masuk bukan hanya satu jenis, melainkan gabungan dari beberapa program yang masih berjalan di akhir tahun.
Saldo tersebut mencakup bantuan reguler seperti PKH dan BPNT/Sembako dari beberapa tahap sekaligus, mulai dari Tahap 2, Tahap 3, hingga Tahap 4, serta bantuan tambahan seperti BLT El Nino atau penebalan bantuan.
Pencairan ini tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap sesuai proses sistem masing-masing bank.
Pada banyak kasus, KKS baru justru menjadi yang paling sering terpantau menerima saldo lebih dulu, meskipun hanya sebagian tahap sebelum bantuan lainnya menyusul di waktu berbeda.
Di sisi lain, cukup banyak KPM yang mengeluhkan kartu KKS baru sudah berada di tangan, namun ketika dicek berkali-kali saldonya tetap kosong.
Kondisi ini umumnya bukan disebabkan oleh kelayakan penerima, melainkan kendala administrasi data.
Dalam sistem pendataan, status kartu tersebut masih tercatat sebagai belum terdistribusi atau “exclude”, sehingga meskipun kartu fisik sudah diterima, sistem pusat belum mengenalinya sebagai kartu aktif.
Akibatnya, saldo bantuan belum dapat disalurkan, saat ini kasus seperti ini sedang dilaporkan secara bertahap oleh pendamping agar dilakukan penyesuaian dan sinkronisasi data dengan pihak bank.
Selama status tersebut belum berubah, KPM disarankan tidak terlalu sering melakukan pengecekan ke ATM karena saldo memang belum akan muncul sebelum proses aktivasi dinyatakan selesai.
KPM Gagal Burekol dan Belum Mendapat KKS
Permasalahan lain yang juga banyak terjadi adalah KPM yang sebenarnya berada pada kelompok ekonomi bawah, tetapi gagal dalam proses buka rekening kolektif atau belum berhasil mendapatkan KKS.
Penyebab yang paling sering ditemukan berasal dari ketidaksesuaian data kependudukan, seperti status anggota keluarga yang belum diperbarui di Kartu Keluarga, perubahan kondisi anak, atau data pernikahan yang belum sinkron.
Meski demikian, peluang bantuan belum sepenuhnya tertutup. Masih terbuka kemungkinan menerima bantuan mitigasi atau BLT El Nino melalui PT Pos Indonesia selama bulan Desember, sambil menunggu proses perbaikan dan pemadanan data agar ke depan dapat memperoleh KKS secara normal.
Editor : Eka Rahmawati