Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bonus Akhir Tahun Kemensos, BLT Atensi YAPI Rp600 Ribu Cair, Cek Nominal dan Metode Penyalurannya

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:47 WIB
Ilustrasi. Dana bansos BLT Atensi YAPI dari Kemensos.
Ilustrasi. Dana bansos BLT Atensi YAPI dari Kemensos.

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) terus gencar menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun 2025. Seperti BLT Atensi YAPI.

Di tengah update penyaluran PKH Tahap 4 dan BPNT, muncul kabar gembira mengenai bansos tambahan Kemensos, yaitu BLT Atensi YAPI dengan nominal Rp200.000 per bulan yang akan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan.

Dikutip dari YouTube Naura Vlog, bansos BLT Atensi YAPI (Yatim Piatu dan Yatim/Piatu) merupakan program bantuan baru Kemensos, yang bertujuan memberikan dukungan finansial kepada anak-anak yang kehilangan orang tua.

Target Penerima: Anak-anak yang berpredikat YAPI.

Nominal: Rp200.000 per bulan.

Pencairan Tahap Akhir: Dicairkan sekaligus untuk 3 bulan (hingga Desember 2025), sehingga KPM menerima total Rp600.000.

Anggaran: Kemensos telah mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp400 miliar.

Target Jumlah: Ditargetkan untuk 946.843 calon penerima manfaat.

Penyaluran dana Atensi YAPI dilakukan melalui dua metode utama, yang sudah dimulai sejak Desember 2025 hingga akhir tahun, setelah melalui proses verifikasi dan validasi oleh pendamping sosial Kemensos:

• Bank Himbara: Melalui kartu KKS di Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BSI.

• PT Pos Indonesia: Melalui kantor pos bagi yang tidak memiliki KKS.

Anak YAPI yang masih di bawah umur akan didampingi oleh anggota keluarga yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK), seperti ibu, bapak, atau perwakilan keluarga, saat pencairan.

Dalam beberapa kasus, pencairan dapat diwakilkan oleh petugas yang ditunjuk Kemensos.

Pencairan hanya perlu membawa e-KTP dan dapat dilakukan langsung di hari itu juga.

1. Rencana Bantuan Subsidi BLT Tunai di 2026

Pemerintah, melalui koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Bahlil, sedang memproses pengalihan subsidi komoditas ke dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) di awal tahun 2026.

Hal ini bertujuan mengurangi ketidaktepat sasaran subsidi yang masih dinikmati oleh masyarakat mampu.

Tiga program subsidi yang sedang dikaji untuk dialihkan ke BLT tunai adalah:

• BLT Subsidi Gas LPG 3 Kg

Nominal Perkiraan: Kisaran Rp100.000 hingga Rp300.000.

Target Waktu: Direncanakan cair di Januari atau awal tahun 2026.

Status: Masih dalam tahap finalisasi dan menunggu anggaran APBN.

• BLT Subsidi BBM

Tujuan: Mengurangi konsumsi BBM bersubsidi (Solar dan Pertalite) oleh masyarakat yang mampu.

Nominal Perkiraan: Belum ada informasi resmi, namun diharapkan mirip dengan BLT BBM sebelumnya, yaitu sekitar Rp300.000 per KPM, dengan prioritas penerima dari data DTKS.

• BLT Subsidi Listrik PLN

Tujuan: Subsidi listrik juga dipertimbangkan untuk dialihkan ke BLT tunai untuk efisiensi.

Nominal: Belum ada informasi resmi mengenai jumlah nominalnya.

Saat ini, ketiga rencana subsidi ini masih dalam tahap pembahasan dan finalisasi, dan masyarakat diimbau menunggu informasi resmi lebih lanjut dari pemerintah terkait bansos.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#ATENSI YAPI #BLT #kemensos #bansos