Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos Sumringah! BPNT Tahap 4 Cair Rp600 Ribu, Saldo KKS Berlipat Hingga Rp2 Juta, Cek Saldo Sekarang

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:06 WIB
Ilustrasi. KPM bansos BPNT.
Ilustrasi. KPM bansos BPNT.

RADAR BOGOR - Berdasarkan pantauan di berbagai media sosial, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos BPNT melaporkan adanya saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Fenomena yang membuat pencairan bansos kali ini istimewa adalah banyaknya KPM yang menerima dana berlipat, jauh di atas nominal BPNT reguler Rp600.000.

Dikutip dari YouTube Info Bansos, kejutan untuk KPM ini terjadi karena adanya integrasi data yang lebih baik antara BPNT dengan Program Keluarga Harapan (PKH).

1. Fenomena Saldo Berlipat (Multi-Bansos)

Pencairan yang masif pada hari ini tidak hanya mencakup BPNT Tahap 4 (Rp600.000), tetapi juga PKH Tahap 4 sekaligus.

Hal ini terjadi karena KPM yang sebelumnya hanya terdaftar di satu program kini telah divalidasi ulang dan memenuhi syarat untuk menerima bantuan ganda (Multi-Bansos).

Nominal yang diterima bervariasi tergantung jumlah kategori (komponen) dalam Kartu Keluarga (KK).

Selain integrasi data PKH, kelompok KPM lain yang saat ini mendapatkan pencairan masif adalah:

• KPM Hasil Validasi Baru (Irisan PKH): KPM BPNT yang memiliki anak balita atau lansia otomatis mendapatkan PKH jika data KK valid.

• KPM KKS Lama (Era COVID-19): Pemilik KKS era pandemi yang datanya masih aktif dan valid kini menerima BPNT reguler Rp600.000, ditambah potensi BLT Kesra Rp900.000 (jika berada pada Desil 1–4).

• Peralihan Pos ke Bank Himbara: KPM yang sebelumnya mencairkan via PT Pos Indonesia, kini dipindahkan ke Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) dan banyak yang menerima saldo berlipat pada pencairan pertama di KKS barunya.

Baca Juga: 3 Bansos Wajib Dicairkan Kemensos ke KPM Sebelum 21 Desember 2025 hingga Lima Bantuan Dicairkan Serentak

2. Dasar Hukum Percepatan Penyaluran

Percepatan ini didukung oleh Surat Penugasan ASN/P3K Direktorat Jaminan Sosial Kemensos.

Surat ini memerintahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk aktif mempercepat penyaluran.

Fokus Penugasan: Surat tersebut melampirkan daftar KPM yang belum bertransaksi untuk Tahap 2, Tahap 3, Tahap 4, Stimulus Tambahan, dan BLT Kesra, yang menggarisbawahi upaya pemerintah agar dana tidak kembali ke kas negara.

3. Progres Penyaluran Nasional dan Wilayah Prioritas

Secara nasional, progres penyaluran BPNT Tahap 4 ditargetkan tuntas sebelum 21 Desember 2025 untuk 18,3 juta KPM Program Sembako.

Progres saat ini telah mencapai sekitar 90–95%.Wilayah dengan Progres Tercepat (Jumat, 19 Desember):

Pencairan terpantau sangat masif di Pulau Jawa, dengan Bank Mandiri menjadi bank penyalur yang dominan:

• Jawa Barat: Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya melaporkan progres di atas 90%, dengan Mandiri menjadi bank utama pencairan saldo berlipat (gabungan PKH).

• Jawa Tengah: Semarang, Solo, dan Tegal melaporkan banjir laporan pencairan, khususnya untuk keluarga dengan komponen anak sekolah.

• Jawa Timur: Surabaya, Malang, dan Sidoarjo menunjukkan pencairan multi-bansos untuk komponen lansia dan balita.

• Di luar Jawa, Sumatera (Lampung, Medan, Palembang), Sulawesi (Makassar, Manado), Kalimantan, Bali, dan NTB juga melaporkan progres pencairan yang signifikan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #kpm #bansos