RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH BPNT pada Sabtu, 20 Desember 2025 berlangsung cukup masif di banyak daerah.
Dilansir dari kanal Info Bansos, saldo PKH BPNT yang masuk ke kartu KKS tidak hanya berasal dari satu program, melainkan dalam sejumlah kasus diterima secara bersamaan akibat hasil pemutakhiran dan validasi data terbaru.
Kondisi ini membuat sebagian Keluarga Penerima Manfaat menerima dana bansos PKH BPNT dalam jumlah lebih besar dibanding periode sebelumnya.
1. BPNT Tahap 4 Cair Serentak
BPNT tahap 4 mulai masuk dengan nominal Rp600.000. Dana ini dilaporkan telah diterima secara luas oleh KPM di berbagai wilayah dan menjadi bantuan yang paling merata cair pada periode ini.
2. Muncul Saldo Tambahan Akibat Validasi Sistem
Banyak KPM yang sebelumnya tercatat sebagai penerima BPNT murni, kini tervalidasi memiliki komponen PKH aktif.
Akibatnya, saldo yang masuk bertambah karena beberapa komponen bantuan digabungkan dalam satu waktu pencairan.
3. Rincian Komponen Tambahan yang Masuk
Tambahan saldo yang diterima KPM bervariasi sesuai komponen keluarga, antara lain balita sebesar Rp750.000, lansia Rp600.000, anak SMP Rp375.000, anak SMA Rp500.000, ibu hamil Rp750.000, dan penyandang disabilitas Rp600.000. Dalam beberapa kasus, total saldo yang diterima mencapai lebih dari dua juta rupiah.
4. Progres Pencairan Berdasarkan Bank Penyalur
Bank BRI dilaporkan menjadi penyalur paling masif dengan saldo masuk sejak dini hari. Bank Mandiri menyusul dengan pencairan cukup merata, terutama untuk KPM dengan komponen anak sekolah dan PKH.
Bank BNI masih melakukan pencairan secara bertahap sehingga sebagian KPM masih menunggu saldo masuk.
5. Wilayah dengan Pencairan Aktif per 20 Desember 2025
Pencairan aktif dilaporkan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan progres tinggi.
Wilayah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara juga menerima pencairan. Untuk Papua dan Maluku, pencairan tetap berjalan meski lebih lambat karena faktor distribusi.
6. KKS Lama Kembali Aktif
Kartu KKS lama yang diterbitkan pada tahun-tahun sebelumnya dilaporkan kembali aktif dan menerima saldo bantuan, menandakan data lama masih digunakan setelah pembaruan sistem.
7. Peralihan dari Kantor Pos ke KKS Bank
Sebagian KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui kantor pos kini mulai dialihkan ke KKS bank, sehingga pencairan dilakukan melalui ATM dan layanan perbankan digital.
8. KPM Validasi Baru Terima BPNT dan PKH Bersamaan
Keluarga hasil validasi terbaru yang sebelumnya hanya terdaftar di satu program kini menerima BPNT dan PKH secara bersamaan dalam satu periode pencairan.
9. Imbauan untuk KPM
KPM disarankan mengecek saldo melalui ATM atau mobile banking untuk menghindari antrean. Apabila saldo belum masuk, disarankan tetap bersabar karena pencairan masih berlangsung bertahap hingga akhir Desember 2025.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga