Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPNT Tahap 4 Akhir Pekan 22 Desember 2025, Saldo Rp600 Ribu hingga Multi-Bansos Cair Masif di BRI dan Mandiri

Mutia Tresna Syabania • Senin, 22 Desember 2025 | 11:54 WIB
Ilustrasi petugas menyalurkan bansos ke KPM
Ilustrasi petugas menyalurkan bansos ke KPM

RADAR BOGOR - Penyaluran bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember 2025) mencapai puncaknya menjelang libur Natal dan Tahun Baru. 

Senin, 22 Desember 2025, KPM bansos di seluruh Indonesia melaporkan banjir saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Dikutip dari YouTube Info Bansos, fokus pencairan kali ini adalah BPNT murni dan fenomena multi-bansos di mana BPNT cair bersamaan dengan PKH, menghasilkan saldo berlipat yang menjadi berkah akhir tahun bagi KPM.

1. Dominasi BRI dan Mandiri

Pencairan BPNT Tahap 4 senilai Rp600.000 (akumulasi 3 bulan, Rp200.000/bulan) terpantau sangat masif, terutama di dua bank penyalur utama:

• Bank BRI: Melaporkan volume pencairan yang sangat tinggi sepanjang Minggu (21 Des) dari pagi hingga malam. Penyaluran diprediksi berlanjut intensif pada Senin, 22 Desember.

• Bank Mandiri: Telah lebih dulu mengalami booming pencairan dan masih terus menyusul di berbagai daerah.

• Bank BNI: Pencairan juga terpantau di beberapa daerah seperti Tegal, Jawa Tengah, menunjukkan progres bertahap.

KPM pemegang KKS BRI dan Mandiri yang belum mengecek saldo diimbau segera memantau ATM, atau agen terdekat hari ini.

Banyak KPM melaporkan saldo masuk melebihi ekspektasi Rp600.000. Hal ini disebabkan oleh:

Integrasi Data: KPM BPNT Murni tervalidasi menjadi penerima PKH, atau KPM PKH Murni tervalidasi menjadi penerima BPNT (hasil validasi baru).

Akumulasi Tahap: Dana BPNT Tahap 4 cair bersamaan dengan PKH Tahap 4, atau bahkan mencakup akumulasi tahap-tahap sebelumnya (khusus KKS baru).

2. Rincian Nominal PKH Tahap 4

Untuk menghitung potensi saldo multi-bansos, berikut adalah rincian nominal bantuan PKH Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember):

• Ibu Hamil / Menyusui Rp750.000 

• Anak Usia Dini (Balita 0-6 Tahun) Rp750.000

• Anak SD / Sederajat Rp225.000

• Anak SMP / Sederajat Rp375.000

• Anak SMA / Sederajat Rp500.000

• Lanjut Usia (Lansia > 60 Tahun) Rp600.000

• Penyandang Disabilitas Berat Rp600.000

3. Sebaran Wilayah Pencairan Masif (21-22 Desember)

Pencairan terpantau meluas dari Pulau Jawa hingga luar Jawa:

Jawa Barat: Bogor, Depok, Bekasi, Bandung Raya, Sukabumi, Tegal (BNI). Karawang, Purwakarta, dan daerah pinggiran lainnya.

Jawa Tengah: Semarang, Solo, Purwokerto, Cilacap, Kudus. BRI dan Mandiri booming integrasi PKH anak sekolah.

Jawa Timur: Surabaya, Malang, Sidoarjo, Kediri. Banyak multi-bansos untuk Lansia dan Balita.

Luar Jawa (Sumatera): Lampung, Palembang, Medan, Pekanbaru. BRI dan Mandiri aktif di perkotaan.

Luar Jawa (Timur): Sulawesi (Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari) dan Kalimantan (Pontianak, Banjarmasin, Samarinda).

Pencairan BPNT Tahap 4 yang masif ini berfokus pada KPM bansos hasil validasi baru dari irisan PKH murni, memastikan keluarga yang memenuhi syarat menerima kedua bantuan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pencairan #pkh