Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hujan Bansos Menjelang Akhir Tahun 2025, Cair BPNT dan Peluang Multibansos, Cek Informasi Lengkapnya di Sini

Fransisca Susanti Wiryawan • Selasa, 23 Desember 2025 | 04:49 WIB
Ilustrasi KPM cairkan bansos
Ilustrasi KPM cairkan bansos

RADAR BOGOR – Hujan bantuan sosial (bansos) terjadi menjelang akhir tahun 2025. Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4 masih berlangsung secara bertahap hingga 31 Desember 2025.

Bahkan, KPM berpeluang menerima multibansos seiring cairnya Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang baru tervalidasi.

Terdapat KPM yang menerima pencairan BPNT tahap 2–4 sekaligus PKH tahap 2–4, stimulus bantuan pangan Juni–Juli 2025 sebesar Rp400 ribu, serta Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).

Pada 22 Desember 2025, penyaluran PKH semakin masif, terutama melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI. Saldo yang diterima bervariasi, bergantung pada komponen PKH masing-masing KPM.

Fokus penyaluran KKS Bank BRI meliputi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima PKH murni yang baru tervalidasi sebagai penerima BPNT, pemilik KKS lama era pandemi COVID-19 yang kini kembali tervalidasi sebagai penerima BPNT atau PKH, serta pemilik KKS baru hasil peralihan dari PT Pos Indonesia ke KKS bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.

Nominal komponen PKH per tahap meliputi komponen kesehatan, yaitu ibu hamil dan anak usia dini 0–6 tahun sebesar Rp750 ribu; komponen kesejahteraan, yaitu lansia dan penyandang disabilitas sebesar Rp600 ribu; komponen pendidikan, yaitu murid SD Rp225 ribu, murid SMP Rp375 ribu, dan murid SMA Rp500 ribu; serta komponen pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sebesar Rp2,7 juta.

BPNT merupakan bantuan dari Kementerian Sosial dengan nominal Rp200 ribu per bulan. Bantuan ini dicairkan sekaligus untuk periode Oktober–Desember 2025 sebesar Rp600 ribu.

Beberapa hari sebelumnya, penyaluran bansos yang berlangsung masif terjadi melalui KKS Bank Mandiri, terutama untuk BPNT, multibansos, dan multitahap. Penyaluran masif oleh Bank Mandiri diperkirakan kembali berlangsung pada 23 Desember 2025.

Biasanya, penyaluran bansos melalui Bank BNI dan BSI menyusul setelah penyaluran oleh Bank BRI dan Bank Mandiri berjalan stabil. Oleh karena itu, KPM diimbau untuk mengecek saldo KKS secara berkala.

Penyaluran bansos berlangsung masif di Pulau Jawa, antara lain di Jawa Tengah seperti Banyumas, Brebes, Cilacap, dan Pemalang; di Jawa Timur seperti Jember, Lumajang, Malang, dan Probolinggo; serta di Jawa Barat seperti Cirebon, Garut, Indramayu, dan Tasikmalaya.

Penyaluran bansos juga terjadi di wilayah Sumatra, seperti Lampung, Medan, Padang, dan Palembang.

Wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat turut melaporkan saldo bansos mulai cair secara bertahap.

KPM disarankan untuk rutin mengecek saldo bansos melalui agen, ATM, atau aplikasi mobile bank Himbara. Aplikasi tersebut meliputi Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, dan BYOND by BSI.

Dengan mengunduh aplikasi mobile bank Himbara, KPM dapat lebih efisien dalam memantau saldo bansos, mengingat 31 Desember 2025 merupakan batas akhir pencairan bantuan sosial.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #BLT Kesra #bansos #pkh