Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos BPNT Tahap 4 Didominasi Bank Penyalur Ini, Saldo Masuk Rp600 Ribu hingga Rp1,2 Juta 

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 23 Desember 2025 | 17:04 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNTTahap 4 (alokasi Oktober–Desember) semakin masif di akhir tahun 2025. 
 
Dikutip dari Youtube Info Bansos berdasarkan pantauan intensif, laporan KPM dan pendamping sosial, proses transfer dana ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terpantau sangat aktif mulai pagi, siang hingga malam hari ini, dan diprediksi positif akan berlanjut pada hari Selasa (23 Desember 2025).
 
Pencairan kali ini menunjukkan tren multi-bansos dan multi-tahap, yang mengakibatkan nominal saldo yang diterima KPM sangat variatif, bahkan melebihi ekspektasi awal Rp600.000.
 
Dominasi Bank Penyalur dan Target KPM
 
Berdasarkan laporan harian, KKS Bank BRI menjadi bank penyalur yang paling masif dalam mencairkan BPNT Tahap 4
 
Baca Juga: BPNT Tahap Lanjutan Cair Jelang Akhir 2025, KPM di Berbagai Wilayah Mulai Terima Saldo hingga Rp1 Juta Lebih
 
Mayoritas KPM pengguna KKS BRI melaporkan saldo masuk tanpa notifikasi sebelumnya cek langsung di ATM menunjukkan dana sudah tersedia.
 
Untuk Bank Mandiri sempat lebih dulu masif, hari ini terpantau mulai menerima saldo tambahan (lanjutan multi-bansos). Diprediksi kembali aktif menyusul gelombang pencairan berikutnya besok Selasa.
 
Sedangkan BNI dan BSI mulai menyusul, meskipun belum semasif BRI dan Mandiri. KPM BNI dan BSI diimbau untuk tetap rutin mengecek saldo karena bank-bank ini umumnya stabil setelah bank utama.
 
Baca Juga: Skema Baru Bansos 2026: Prediksi Penyaluran PKH Tahap 1 dan BPNT hingga Perkiraan Jadwal Pencairan
 
Pencairan yang masif di pekan terakhir Desember ini seringkali mencakup berbagai jenis bantuan (multi-bansos) dan akumulasi beberapa tahap yang tertunda (multi-tahap). 
 
Inilah yang menyebabkan nominal saldo KKS menjadi variatif:
 
• Rp600.000BPNT Tahap 4 (Oktober, November, Desember).
 
• Rp750.000 – Rp1 Juta, kombinasi BPNT Tahap 4 ditambah PKH Tahap 4 (untuk komponen balita/ibu hamil), atau akumulasi BPNT/PKH Tahap 2 dan 3 yang tertunda (khusus KKS baru).
 
• Rp1.200.000 (Contoh KPM) Kombinasi BPNT Tahap 4 ditambah BLT Kesra (Rp900.000) atau bantuan stimulus lainnya.
 
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Dikebut Jelang Tutup Tahun 2025, Banyak KKS Sudah Terisi, Jangan Sampai Dana Hangus Sebelum Tanggal Ini
 
• Inti Multi-Bansos: KPM BPNT Murni yang tervalidasi menjadi peserta PKH, atau sebaliknya KPM PKH Murni tervalidasi menjadi penerima BPNT, akan melihat penggabungan hak bantuan dalam satu saldo KKS.
 
Progres penyaluran BPNT aktif dilaporkan terjadi di berbagai wilayah, menunjukkan bahwa proses scaling up sudah berjalan secara nasional:
 
Jawa Tengah: Brebes, Pemalang, Banyumas, Cilacap.
 
Jawa Timur: Jember, Lumajang, Probolinggo, Malang.
 
Jawa Barat: Cirebon, Indramayu, Garut, Tasikmalaya.
 
Luar Jawa: Lampung, Palembang, Medan, Padang (Sumatera), Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat.
 
KPM bansos yang sebelumnya tertunda atau gagal salur BPNT tetap memiliki peluang besar untuk cair di gelombang ini, selama data kepesertaan sudah valid dan aktif di SIKS-NG.***
 
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos