RADAR BOGOR – Kabar bahagia bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Memasuki penghujung bulan Desember 2025, bantuan sosial (bansos) yang dinanti-nanti, yaitu BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap 4, terpantau mulai cair secara bertahap.
Berdasarkan laporan terbaru dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, per 23 Desember 2025, saldo sebesar Rp600.000 terpantau sudah masuk ke rekening KKS para penerima di berbagai wilayah Indonesia.
Dana ini merupakan alokasi bansos tahap keempat yang sangat membantu pemenuhan kebutuhan pokok keluarga.
Sejumlah bukti struk penarikan mulai beredar dari berbagai daerah, menandakan pencairan sudah berjalan secara masif.
Berikut beberapa wilayah yang telah melaporkan adanya dana masuk:
• Jawa Tengah: KPM di daerah Kudus terpantau sudah menarik dana melalui Bank BNI, sementara di Yogyakarta (Bantul) dana cair melalui Bank Mandiri.
• Jawa Barat: Pencairan juga merambah hingga Cimahi dan Bandung. Menariknya, di Jember terdapat laporan saldo masuk hingga Rp1.900.000 yang diduga merupakan gabungan BPNT dengan bantuan tambahan lainnya.
• Jabodetabek: Warga Jakarta Barat dan Tangerang, khususnya kategori lansia, juga mengonfirmasi bahwa saldo bantuan sudah dapat diambil.
Pencairan kali ini tidak hanya menyasar pemegang kartu tertentu. Baik pemilik KKS lama (terbitan 2017, 2018, atau 2020) maupun KKS baru (terbitan 2024 dan peralihan dari Kantor Pos) disarankan untuk segera melakukan pengecekan saldo.
Sejauh ini, pemegang kartu dari Bank BNI dan Bank Mandiri menjadi pihak yang paling banyak melaporkan keberhasilan pencairan hari ini.
Bagi KPM pemegang KKS Merah Putih (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI) yang saldonya masih kosong, dimohon untuk tetap bersabar.
Proses penyaluran dana bantuan ini dilakukan secara bertahap dan tidak serentak dalam satu waktu.
Masyarakat sangat disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM terdekat atau aplikasi mobile banking.
Pastikan tetap waspada dan hanya mempercayai informasi resmi terkait data pembayaran dari pendamping sosial masing-masing.***
Editor : Eli Kustiyawati