Bank Penyalur Ini Dominasi Pencairan Bansos BPNT Tahap 4, Saldo Masuk Rp600 Ribu hingga Rp1,2 Juta Jelang Akhir Desember 2025
Mutia Tresna Syabania• Rabu, 24 Desember 2025 | 22:05 WIB
Ilustrasi: Pencairan uang bantuan sosial (bansos).
RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 atau alokasi Oktober hingga Desember semakin masif jelang akhir tahun 2025.
Proses transfer dana ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dikabarkan sangat aktif mulai pagi, siang hingga malam hari ini, dan diprediksi positif.
Dikutip dari Youtube Info Bansos, pencairan kali ini menunjukkan tren multi-bansos dan multi-tahap, yang mengakibatkan nominal saldo yang diterima KPM sangat variatif, bahkan melebihi ekspektasi awal Rp600.000.
Berdasarkan laporan harian, KKS Bank BRI menjadi bank penyalur yang paling masif dalam mencairkan BPNT Tahap 4.
Mayoritas KPM pengguna KKS BRI melaporkan saldomasuk tanpa notifikasi sebelumnya cek langsung di ATM menunjukkan dana sudah tersedia.
Sedangkan Bank Mandiri sempat lebih dulu masif, kini diketahui mulai menerima saldo tambahan (lanjutan multi-bansos) dan d iprediksi kembali aktif menyusul gelombang pencairan berikutnya besok Selasa.
Lalu BNI dan BSI mulai menyusul meski belum semasif BRI dan Mandiri, oleh karena itu KPM BNI dan BSI diimbau untuk tetap rutin mengecek saldo karena bank-bank ini umumnya stabil setelah bank utama.
Pencairan yang masif di pekan terakhir Desember ini seringkali mencakup berbagai jenis bantuan (multi-bansos) dan akumulasi beberapa tahap yang tertunda (multi-tahap).
Inilah yang menyebabkan nominal saldo KKS menjadi variatif:
• Rp600.000: BPNT Tahap 4 (Oktober, November, Desember).
• Rp750.000 – Rp1Juta: Kombinasi BPNT Tahap 4 ditambah PKH Tahap 4 (untuk komponen Balita/Ibu Hamil), atau akumulasi BPNT/PKH Tahap2 dan 3 yang tertunda (khusus KKS baru).
• Rp1.200.000 (Contoh KPM): Kombinasi BPNT Tahap 4 ditambah BLT Kesra Rp900.000 atau bantuan stimulus lainnya.
• Inti Multi-Bansos: KPM BPNT Murni yang tervalidasi menjadi peserta PKH, atau sebaliknya KPM PKH Murni tervalidasi menjadi penerima BPNT, akan melihat penggabungan hak bantuan dalam satu saldo KKS.
Progres penyaluran BPNT aktif dilaporkan terjadi di berbagai wilayah, menunjukkan bahwa proses scaling up sudah berjalan secara nasional:
- Jawa Tengah: Brebes, Pemalang, Banyumas, Cilacap.
- Jawa Timur: Jember, Lumajang, Probolinggo, Malang.
- Jawa Barat: Cirebon, Indramayu, Garut, Tasikmalaya.
- Luar Jawa: Lampung, Palembang, Medan, Padang (Sumatera), Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat.
KPM bansos yang sebelumnya tertunda atau gagal salur BPNT tetap memiliki peluang besar untuk cair di gelombang ini, selama data kepesertaan sudah valid dan aktif di SIKS-NG.***