RADAR BOGOR - Menjelang penutupan tahun 2025, suasana di berbagai ATM dan agen bank milik Himbara tampak jauh lebih ramai dari biasanya.
Sejak pagi hingga malam hari, antrean panjang terlihat di depan mesin ATM Bank BRI, BNI, Mandiri, hingga BSI.
Mayoritas warga yang datang adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 yang tengah berlomba mencairkan bantuan sebelum batas waktu berakhir.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, penyaluran BPNT tahap 4 dengan nominal Rp600.000 untuk periode Oktober–Desember 2025 sedang berlangsung secara masif di berbagai daerah.
Kondisi ini membuat banyak KPM bergegas melakukan pengecekan saldo, mengingat batas akhir pencairan hanya sampai 31 Desember 2025.
Jika tidak segera dicairkan, dana bantuan tersebut berpotensi hangus.
Antusiasme warga terlihat jelas. Sejak pagi, para KPM sudah mengantre sambil membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Ada yang datang bersama keluarga, ada pula lansia yang dibantu kerabatnya.
Senyum sumringah tampak ketika saldo bantuan benar-benar masuk.
Tak sedikit pula yang langsung membagikan bukti struk ATM ke media sosial sebagai ungkapan rasa syukur.
Daerah yang Terpantau Sudah Cair BPNT Tahap 4
Berdasarkan pantauan laporan masyarakat dan unggahan media sosial, pencairan BPNT tahap 4 terkonfirmasi terjadi di banyak wilayah.
Untuk pemegang KKS Bank BRI, pencairan dilaporkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB), Banten, Lubuk Linggau Sumatera Selatan, serta sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung.
Sementara itu, melalui Bank BNI, pencairan BPNT tahap 4 dilaporkan terjadi di Sulawesi Selatan (Gowa), Tangerang Kota, Tulungagung, Sukabumi, Pekalongan, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan.
Bahkan, sebagian KPM tertentu melaporkan menerima tambahan bantuan berupa BLT Kesra hingga Rp900.000.
Untuk KKS Bank Mandiri, pencairan terpantau di Lampung Utara, Takalar Sulawesi Selatan, Tuban Jawa Timur, dan beberapa wilayah lainnya.
Meski antrean cukup padat, suasana tetap kondusif dan penuh rasa syukur karena bantuan ini sangat membantu kebutuhan akhir tahun.
Adapun pemegang KKS BSI, meskipun laporan spesifik lebih sedikit, saldo BPNT dilaporkan masih terus cair di sejumlah daerah seperti Minahasa, Batubara, Kebumen, Riau, dan Bogor.
Pemerintah kembali mengingatkan seluruh KPM agar segera mengecek saldo dan mencairkan bantuan sebelum tanggal 31 Desember 2025.
Pencairan dapat dilakukan melalui ATM atau agen bank resmi.
Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya hoaks, karena banyak KPM telah membuktikan langsung pencairan dana secara mandiri.
Dengan semakin dekatnya pergantian tahun, BPNT tahap 4 menjadi salah satu bansos paling dinanti karena membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru.***
Editor : Eli Kustiyawati