RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH BPNT mengeluhkan bantuan sosial (bansos) mereka yang tiba-tiba terhenti akibat masuk dalam kategori ekonomi mampu atau desil tinggi.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menyediakan mekanisme pemutakhiran data melalui jalur formal dan aplikasi resmi guna memastikan KPM PKH BPNT yang benar-benar membutuhkan bisa kembali masuk ke Desil 1-4 dan menerima bansos di tahun 2026.
Mengutip dari channel YouTube Pendamping Sosial, masalah desil seringkali menjadi penyebab tidak cairnya bansos seperti PKH, BPNT, hingga BLT, terutama bagi mereka yang status ekonominya berada di Desil 6 hingga 10 yang dianggap sudah mampu secara sistem.
Dalam sistem data terbaru, pemerintah membagi tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi beberapa tingkatan atau desil:
- Desil 1 - 4: Kategori prioritas utama. Pemilik status ini berhak mendapatkan bansos komplementer lengkap (PKH, BPNT, PBIJK, dan BLT).
- Desil 5: Kategori menengah-bawah. Hanya berpeluang mendapatkan BPNT, PBIJK, atau bantuan penebalan seperti BLT El Nino/Beras.
- Desil 6 - 10: Kategori mampu. Secara sistem, kelompok ini akan otomatis tergraduasi atau tidak layak menerima bantuan sosial apapun.
2 Jalur Resmi Pengajuan Penurunan Desil
Jika Anda merasa kondisi ekonomi masih sangat sulit namun masuk ke desil tinggi, ada dua rahasia jalur yang bisa ditempuh:
1. Jalur Formal Melalui Musyawarah Desa (Musdes)
Jalur ini dilakukan secara berjenjang melalui perangkat kewilayahan:
- Pengajuan ke RT/RW: Laporkan kondisi ekonomi terkini untuk didata secara kolektif.
- Musyawarah Desa/Kelurahan: Data Anda akan dibahas dalam forum resmi untuk menentukan kelayakan masuk dalam prelist survei.
- Ground Check (Survei Lapangan): Pendamping sosial (seperti pendamping PKH) akan datang langsung ke rumah untuk memverifikasi aset secara nyata.
2. Jalur Partisipasi Lewat Aplikasi Cek Bansos
Bagi masyarakat yang ingin lebih proaktif, Kemensos menyediakan fitur di aplikasi smartphone:
- Menu Usul: Anda bisa mengusulkan diri sendiri untuk pembaharuan data ekonomi.
- Tombol Request Pembaharuan Data: Pada profil pengguna, klik tombol ini jika desil Anda terbaca tinggi (5-10) namun kenyataannya tidak mampu.
- Fitur Sanggah: Masyarakat juga bisa menyanggah penerima bansos lain yang dianggap sudah kaya namun masih menerima bantuan.
Meskipun Anda mengajukan penurunan desil, sistem saat ini sudah terintegrasi sangat ketat dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan NIK.
Pengajuan akan otomatis ditolak oleh sistem jika ditemukan data aset sebagai berikut:
- Kepemilikan Kendaraan: Memiliki mobil atau motor dengan nilai jual tinggi.
- Daya Listrik: Memiliki sambungan listrik rumah diatas 1.200 VA.
- Aset Properti: Memiliki sertifikat tanah atau rumah yang tidak sesuai dengan kriteria kemiskinan.
Perlu diingat bahwa perubahan data ini tidak instan.
Proses verifikasi hingga sinkronisasi data di tingkat pusat biasanya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan, bahkan bisa mencapai satu tahun tergantung pada hasil survei lapangan dan jadwal penetapan data terbaru.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga