RADAR BOGOR – Antrean tampak di ATM dan agen bank Himbara. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencairkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 senilai Rp600 ribu.
Berbagai laporan pencairan bansos BPNT Tahap 4 menghiasi media sosial. Pencairan dilaporkan berlangsung masif di Nusa Tenggara Barat melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru BRI.
Terdapat pula KPM di Banten yang melaporkan BPNT Tahap 4 cair melalui KKS lama BRI. Tak ketinggalan, pencairan bansos BPNT Tahap 4 juga terjadi di Kabupaten Lubuklinggau, Bogor, dan Bandung.
Pencairan BPNT Tahap 4 juga dilaporkan di Gowa, Sulawesi Selatan, melalui KKS BNI tahun 2020.
Selain itu, BPNT lansia di Kota Tangerang dan Kabupaten Tulungagung cair melalui KKS BNI tahun 2021.
BPNT dan PKH dengan validasi lama dan baru juga dilaporkan cair di Sukabumi.
Penyaluran BPNT Tahap 4 terpantau masif di Tulungagung, Pekalongan, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Tangerang, dan Gowa.
Bahkan, terdapat KPM yang memperoleh bonus Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) senilai Rp900 ribu melalui KKS BNI.
Untuk KKS Mandiri, terdapat laporan pencairan BPNT lansia di Lampung Utara. KKS lama
Mandiri juga dilaporkan cair di Takalar, Sulawesi Selatan; Tuban, Jawa Timur; serta Lampung. Di agen bank atau ATM BRI juga tampak antrean panjang.
Sementara itu, untuk KKS BSI, pencairan BPNT Tahap 4 dilaporkan berlangsung di Batubara, Sumatra Utara; Kebumen, Jawa Tengah; Bogor, Jawa Barat; serta Riau.
Di Jawa Barat, pencairan bansos tersebut terjadi di Bekasi, Bogor, Cianjur, Depok, Garut, Indramayu, Sukabumi, dan Tasikmalaya.
Bantuan sosial tersebut datang tepat waktu menjelang tahun baru. Keberadaan bansos sangat membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan di akhir tahun.***
Editor : Eli Kustiyawati