Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH dan BPNT Tidak Cair? Ini Rahasia Turunkan Desil DTKS Agar Bantuan Masuk Rekening Lagi

Kholikul Ihsan • Jumat, 26 Desember 2025 | 08:11 WIB
Ilustrasi para KPM bansos
Ilustrasi para KPM bansos

RADAR BOGOR – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan bantuan sosial (bansos) yang tiba-tiba berhenti cair meski merasa masih layak menerima.

Ternyata, kunci utama masalah ini terletak pada skor desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terlalu tinggi.

Pemerintah kini membuka peluang bagi warga untuk mengajukan penurunan desil agar status kepesertaan aktif kembali.

Bagi Anda yang bantuannya terhenti, memahami mekanisme pemutakhiran data merupakan hal yang wajib.

Berikut panduan lengkap cara menurunkan desil serta kriteria yang memungkinkan bantuan kembali cair pada tahun 2026, dikutip dari kanal YouTube Pendamping Sosial.

Penyebab Utama Bansos Terhenti: Skor Desil Tinggi

Desil merupakan tingkatan kesejahteraan dalam data kemiskinan. Jika data Anda berada pada desil tinggi, yaitu di atas angka 4, sistem secara otomatis akan menghentikan penyaluran bantuan.

Kondisi ini kerap terjadi akibat data pekerjaan pada KTP yang tidak sesuai, misalnya masih tercatat sebagai karyawan swasta, padahal sudah berhenti bekerja atau beralih menjadi buruh harian.

Ajukan Penurunan Desil di Tanggal Keramat

Terdapat strategi teknis agar pengajuan cepat diproses oleh sistem. KPM disarankan mengajukan pembaruan data pada tanggal 1 hingga 10 setiap bulan.

• Mengapa demikian? Data yang masuk di awal bulan akan langsung masuk ke dalam prelist survei ground check petugas melalui aplikasi SIKS-NG.

• Jika pelaporan dilakukan setelah tanggal 10, data berisiko tertunda hingga tiga bulan berikutnya karena siklus verifikasi sistem.

Dua Jalur Pengajuan: Formal dan Partisipasi

Masyarakat diberikan dua opsi untuk menyampaikan komplain atau melakukan pembaruan data, yaitu:

• Jalur Formal, dengan mendatangi operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan setempat untuk melaporkan perubahan kondisi ekonomi, seperti terkena PHK atau usaha bangkrut.

• Jalur Partisipasi, melalui aplikasi Cek Bansos pada fitur Usul-Sanggah. Pada jalur ini, KPM dapat mengunggah foto kondisi rumah terbaru sebagai bukti pendukung.

Listrik dan Kendaraan Menjadi Penentu

Kementerian Sosial kini semakin ketat dalam memverifikasi kepemilikan aset. Beberapa faktor yang dapat menggagalkan pengajuan penurunan desil antara lain:

• Daya listrik, kepemilikan listrik di atas 1.300 VA dianggap sebagai indikator keluarga mampu.

• Kepemilikan aset, seperti sepeda motor dengan nilai jual di atas Rp30 juta atau kepemilikan mobil.

• Data pekerjaan, pastikan status pekerjaan pada Kartu Keluarga (KK) dan KTP sudah sesuai dengan kondisi riil sebelum petugas melakukan survei lapangan.

Berapa Lama Proses Hingga Bansos Cair Lagi?

Setelah pengajuan dilakukan, petugas akan melaksanakan survei lapangan (ground check). Apabila hasil survei menunjukkan KPM masih layak menerima bantuan, sistem akan menurunkan desil secara bertahap.

Proses ini umumnya memerlukan waktu sekitar tiga hingga enam bulan. Kedisiplinan KPM dalam memantau hasil survei menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran.

Bansos yang tidak cair bukanlah akhir dari segalanya. Dengan melakukan pemutakhiran data secara jujur, tepat waktu, dan diajukan di awal bulan, peluang bantuan kembali masuk ke rekening KKS terbuka lebar.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #Desil #bansos #DTSEN