RADAR BOGOR - Jumat, 26 Desember 2025, KPM PKH dan BPNT hanya memiliki waktu 4 hari untuk mengosongkan saldo KKS hingga Rp0.
Melewati tanggal 30 Desember, seluruh sisa dana bansos akan ditarik paksa oleh sistem perbankan akhir tahun.
Namun, di tengah urgensi penutupan tahun, terdapat angin segar bagi penerima Program Indonesia Pintar (PIP).
Pemerintah memberikan perpanjangan waktu aktivasi rekening bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi guna memastikan bantuan pendidikan tidak hangus sia-sia.
Deadline 30 Desember
Bagi penerima manfaat PKH, BPNT, BLT Kesra, hingga bantuan penebalan Rp400.000, pemerintah memberikan peringatan keras.
Jika saldo sudah masuk ke rekening bank (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI), segera lakukan penarikan tunai sebelum 30 Desember 2025, dikutip dari channel YouTube Diary Bansos.
KPM diminta untuk mengecek di mesin ATM atau agen bank terdekat. Sangat disarankan untuk menghabiskan saldo hingga Rp0.
Hal ini untuk menghindari proses pembekuan dana otomatis oleh sistem perbankan di akhir tahun anggaran yang akan merugikan KPM.
Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang!
Khusus bagi siswa-siswi SD hingga SMA/SMK yang terdaftar dalam SK Nominasi PIP tahun anggaran 2025 namun belum melakukan aktivasi buku tabungan SimPel, kini ada waktu tambahan.
- Batas Waktu Baru: Masa aktivasi yang semula berakhir 31 Desember kini diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
- Tempat Aktivasi: Siswa SD/SMP di Bank BRI, sedangkan siswa SMA/SMK di Bank BNI.
- Risiko: Jika aktivasi tidak dilakukan hingga batas baru tersebut, dana bantuan pendidikan akan hangus dan kembali ke kas negara.
Solusi KKS Baru yang Masih Kosong atau Terdeteksi Exclude
Banyak KPM peralihan dari PT Pos ke kartu KKS melaporkan saldo masih kosong atau status di sistem SIKS-NG tertulis Exclude atau KKS tidak terdistribusi.
Jika Anda mengalami hal ini meskipun fisik kartu sudah di tangan, penyebab utamanya adalah keterlambatan proses aktivasi dari pihak bank penyalur.
Solusinya, KPM diminta tetap berkoordinasi dengan pendamping sosial masing-masing untuk memastikan kapan pihak Kemensos menginstruksikan bank melakukan aktivasi massal susulan.
Paket Bantuan Akhir Tahun: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng
Selain bantuan tunai, pemerintah juga memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter sudah mulai didistribusikan melalui Bulog dan PT Pos Indonesia.
Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga saat memasuki libur akhir tahun dan menyambut tahun baru 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati