Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Biarkan Mengendap! Ini Alasan Saldo Bansos BPNT Rp600 Ribu Wajib Segera Ditarik KPM Sampai Habis Sebelum 31 Desember 2025

Kholikul Ihsan • Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:03 WIB
Ilustrasi. Penyaluran bansos BPNT ke KPM.
Ilustrasi. Penyaluran bansos BPNT ke KPM.

RADAR BOGOR - Fenomena dana bansos ditarik kembali tengah menghantui sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Meskipun pencairan BPNT Tahap 4 senilai Rp600.000 sedang berada di puncaknya, resiko saldo mendadak hangus menjadi ancaman nyata.

Jika, KPM tidak segera melakukan penarikan tunai atau transaksi bansos BPNT sebelum batas waktu pergantian tahun anggaran.

Bagi Anda KPM yang baru saja menerima notifikasi saldo bansos BPNT masuk, pahami mengapa membiarkan dana mengendap di KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) bisa menjadi kerugian besar bagi ekonomi keluarga Anda bulan ini.

Berbeda dengan tabungan pribadi pada umumnya, rekening bansos memiliki mekanisme pembatasan waktu penggunaan.

Pemerintah melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) menerapkan sistem serapan anggaran yang sangat ketat di akhir tahun, dikutip dari kanal YouTube Info Bansos.

Jika dana bantuan Rp600.000 tetap dibiarkan berada di dalam sistem tanpa aktivitas transaksi hingga melewati batas waktu yang ditentukan, sistem pusat akan secara otomatis menarik dana tersebut kembali ke Kas Negara.

Hal inilah yang menyebabkan mutasi rekening KPM berubah menjadi minus atau nihil secara tiba-tiba.

Hingga malam ini, laporan keberhasilan penarikan dana terus mengalir dari berbagai titik di Indonesia.

Beberapa daerah terpantau sangat aktif dalam pencairan BPNT Rp600.000 dan PKH Tahap 4, di antaranya:

- Jawa Tengah: Sragen, Kebumen, dan sekitarnya.
- Jawa Barat: Wilayah Garut dan Bogor.
- Sumatera: Lampung Timur dan Bengkulu Utara.
- Sulawesi dan NTT: Toraja, Minahasa, hingga wilayah NTT terpantau sudah mencairkan dana melalui Bank Mandiri dan BRI.

Para KPM disarankan untuk menerapkan strategi tarik semua. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelamatkan bansos Anda:

- Cek Saldo Segera: Gunakan mobile banking atau ATM terdekat untuk memastikan dana sudah masuk.
- Tarik Tunai Seluruhnya: Jangan menyisakan saldo, karena rekening bansos dilarang memiliki dana mengendap yang dianggap sebagai dana tidak terserap.
- Simpan Struk Penarikan: Gunakan sebagai bukti jika suatu saat terjadi sengketa data pada status kepesertaan Anda di SIKS-NG.

Selain bantuan pangan, orang tua siswa juga diminta waspada terhadap pencairan Program Indonesia Pintar (PIP).

Bantuan pendidikan mulai dari Rp450.000 hingga Rp1.800.000 (tergantung jenjang) sedang diproses untuk cair susulan hingga 31 Desember.

Segera lakukan aktivasi atau penarikan di bank penyalur (BRI untuk SD/SMP, BNI untuk SMA/SMK) agar bantuan sekolah anak Anda tidak hangus.

Jika status di laman cekbansos.kemensos.go.id sudah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction) untuk periode Oktober-Desember 2025, maka dana secara hukum sudah diperintahkan untuk masuk ke rekening Anda.

Jika saldo masih nol, segera konsultasikan dengan pendamping sosial wilayah Anda sebelum tanggal 30 Desember.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #kpm #bansos