Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Desember 2025 Masih Terus Cair di Banyak Daerah, Cek Status KPM dan Saldo Bansos di KKS Sebelum 31 Desember

Ira Yulia Erfina • Minggu, 28 Desember 2025 | 17:07 WIB
Ilustrasi. Penyaluran bansos PKH BPNT melalui Kantor Pos.
Ilustrasi. Penyaluran bansos PKH BPNT melalui Kantor Pos.

RADAR BOGOR - Pencairan susulan bansos PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 saat ini sedang berlangsung di berbagai wilayah.

bansos PKH BPNT susulan ini merupakan alokasi untuk periode Oktober hingga Desember 2025 dan mulai masuk sejak 28 Desember hingga paling lambat 31 Desember 2025.

Dikutip dari kanal Kabar Bansos, banyak KPM PKH BPNT melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 pada Kartu KKS Merah Putih.

Dana tersebut diterima baik oleh KPM lama maupun KPM yang baru masuk dalam daftar penerima, tergantung hasil pemutakhiran data terakhir.

Batas waktu menjadi poin krusial yang perlu benar-benar diperhatikan. Tanggal 31 Desember 2025 ditetapkan sebagai hari terakhir pencairan bantuan susulan tahap 4.

Apabila saldo bantuan sudah masuk ke rekening namun tidak segera ditarik hingga melewati tanggal tersebut, dana berpotensi dikembalikan ke kas negara.

Kondisi ini biasanya terjadi karena sistem menganggap penerima sudah tidak aktif, berpindah status, atau dinilai tidak lagi membutuhkan bantuan, sehingga hak tersebut otomatis gugur.

Untuk menghindari risiko tersebut, KPM dianjurkan segera melakukan pengecekan saldo. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui layanan mobile banking, mesin ATM, maupun dengan mendatangi bank penyalur terdekat.

Langkah cepat ini penting agar penerima memiliki cukup waktu untuk menarik dana sebelum batas akhir yang telah ditentukan.

Sementara itu, bagi KPM yang hingga mendekati 31 Desember belum menerima saldo masuk, ada kemungkinan bantuan memang tidak cair pada tahap susulan ini.

Dalam kondisi demikian, penerima disarankan untuk memastikan status kepesertaan melalui pendamping sosial setempat.

Pendamping dapat membantu mengecek data di sistem SIKS-NG untuk mengetahui apakah status KPM masih aktif, masuk daftar penyaluran, atau mengalami perubahan yang menyebabkan bantuan tertunda atau dihentikan.

Di sisi lain, perhatian juga mulai tertuju pada penyaluran PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026. Tahap awal ini direncanakan untuk alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026.

Meski pencairannya belum dimulai, informasi ini menjadi sinyal bagi KPM agar terus memantau perkembangan dan memastikan data kependudukan serta kepesertaan tetap valid agar tidak terkendala di awal tahun.

Selain bansos keluarga, kabar penting juga datang bagi penerima Program Indonesia Pintar. Khusus siswa penerima PIP tahun 2025 yang dananya belum cair, pemerintah memberikan kelonggaran waktu aktivasi rekening.

Jika sebelumnya batas aktivasi hanya sampai 31 Desember 2025, kini diperpanjang hingga 31 Januari 2026.

Perpanjangan ini memberikan kesempatan tambahan bagi siswa dan orang tua untuk mengaktifkan rekening SimPel agar dana bantuan pendidikan dapat segera disalurkan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh