Detik-Detik Terakhir Penyaluran Bansos BPNT dan PKH Tahap 4 2025, Status Exclude KKS Tidak Terdistribusi Cair Susulan Januari 2026, Benarkah?
Mutia Tresna Syabania• Selasa, 30 Desember 2025 | 13:11 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat penerima manfaat.
RADAR BOGOR - Penghujung tahun 2025 menjadi detik-detik penyaluran bantuan sosial (bansos) Tahap4 (alokasi Oktober, November, Desember).
Tersisa dua hari yakni tanggal 30 Desember dan 31 Desember untuk menuntaskan pencairan bansos.
Di tengah upaya percepatan ini, muncul persoalan teknis terkait KPM bansos penerima KKS baru.
Dikutip dari Youtube Cek Bansos, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos peralihan dari PT Pos ke Kartu KKS baru melaporkan setelah pengecekan di SIKS-NG, status penerima adalah "Exclude: KKS Tidak Terdistribusi", bahkan bagi yang sudah menerima fisik kartu.
Bansos Tidak Hangus: Statusexclude ini bukan karena, masalah data kelayakan Bansos (misalnya desil naik atau anomali data kependudukan).
Masalah Teknis Bank: Penyebab utama adalah Bank Penyalur belum melaporkan data aktivasi KKS ke Pusat Data, dan Informasi (Pusdatin) Kemensos sebelum cut-off akhir tahun 2025.
2. Tindak Lanjut dan Pencairan 2026
Distribusi Ulang KKS (Bagi yang Belum Menerima): KPM yang belum mendapatkan kartu KKS baru akan dijadwalkan ulang pendistribusiannya pada triwulan pertama (Januari) 2026.
Pencairan Susulan (Triwulan I 2026): Bagi KPM yang berstatus excludeKKS tidak terdistribusi dan berada di Desil 1 hingga Desil 5, bansosTahap4 tidak hangus dan akan kembali disalurkan dalam termin susulanTahap 1 (Januari 2026).
Tindakan Bank: Bank Penyalur diimbau segera melakukan konsolidasi data dengan Pusdatin dan Kemensos untuk memperbaiki aktivasi kartu.
Proses pencairan BPNT Tahap 4 masih menyisakan banyak KPM yang belum menerima dana hingga hari ini.
1. Status Transaksi Berhasil Cek Rekening
Penyebab utama keterlambatan pencairan bagi KKS lama maupun KKS baru, adalah status transaksi di SIKS-NG yang masih didominasi "Berhasil Cek Rekening"—bukan SI (Standing Instruction) atau SPM (Surat Perintah Membayar).
Penerima Baru: Bantuan ini difokuskan kepada KPM yang belum pernah mendapatkan BLT Kesra sebelumnya.
Desil Tinggi Berkesempatan: Selain KPM Desil 1–4, KPM yang berada di Desil 5 dan 6 juga berkesempatan menerima setelah lolos verifikasi dan validasi kelayakan oleh petugas setempat.
Penjadwalan pencairan BLT Kesra Tahap2 via PT Pos Indonesia sedang dilakukan secara serentak di sekitar 115 Kabupaten/Kota di termin terakhir tahun 2025. KPM bansos diharapkan menunggu surat undangan resmi.***