Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos yang Belum Cair Bakal Disalurkan Lewat Penyaluran Susulan di Januari 2026, 4 Bantuan Tetap Berjalan

Siti Dewi Yanti • Rabu, 31 Desember 2025 | 15:29 WIB
KPM yang belum menerima pencairan bansos di tahun 2025 akan terima bantuan lewat penyaluran susulan Januari 2026
KPM yang belum menerima pencairan bansos di tahun 2025 akan terima bantuan lewat penyaluran susulan Januari 2026

RADAR BOGOR - Walau sudah menjelang detik-detik akhir tahun 2025, pemerintah tetap menyalurkan sejumlah bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Tak perlu khawatir bagi KPM yang belum menerima pencairan di tahun 2025, ada himbauan terkait penyaluran bantuan.

Jika anggaran sudah ditetapkan dan ada masalah teknis penyaluran. Maka ada kemungkinan pencairan susulan dilakukan di awal Januari 2026.

KPM yang lolos verifikasi tapi belum terima bantuan di tahun 2025, ada potensi akan menerima penyaluran susulan via PT Pos Indonesia atau bank penyalur.

Kemudian, ada kabar baik untuk bansos 2026, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tetap melanjutkan sejumlah program bantuan.

Program bansos reguler bertujuan untuk mendukung keluarga miskin dan rentan dengan anggaran perlindungan sosial, yang naik menjadi sekitar Rp508 triliun.

Namun, penyaluran lebih ketat menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau (DTSEN) untuk tepat sasaran.

Pencairan bansos dilakukan secara bertahap atau triwulan mulai Januari 2026 via Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) atau PT Pos Indonesia.

Program bansos utama yang cair pada 2026 adalah Program Keluarga Harapan (PKH) untuk keluarga dengan ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia di atas 70 tahun atau penyandang disabilitas berat.

Nominal bansos PKH bervariasi antara Rp225.000 sampai Rp1 juta per tahap hingga Rp2,4 juta per tahun untuk lansia disabilitas.

Kemudian program sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp200.000 per bulan yang sering dirapel Rp600.000 untuk 3 bulan.

Selanjutnya, Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan bantuan pendidikan tunai untuk siswa SD, SMA sederajat dari keluarga miskin dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) untuk masyarakat miskin.

Walau di akhir tahun 2025 agak senyap, progres penyaluran bansos terus berjalan dengan tinjauan langsung dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Informasi terbaru menyebutkan, pencairan susulan sampai tanggal 31 Desember 2025 dan ada prospek cerah di Januari 2026.

Semua pihak berharap bansos akan benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat miskin yang layak.

Editor : Siti Dewi Yanti
#penyaluran bantuan susulan #pencairan bansos 2026 #PKH BPNT