Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH, BPNT, BLTS Kesra, dan PIP Masih Cair, Ini Jadwal dan Nominal Lengkapnya

Fransisca Susanti Wiryawan • Rabu, 31 Desember 2025 | 15:41 WIB
Penyaluran berbagai bansos di akhir tahun 2025, dari PKH, BPNT, BLTS Kesra, hingga PIP.
Penyaluran berbagai bansos di akhir tahun 2025, dari PKH, BPNT, BLTS Kesra, hingga PIP.

RADAR BOGOR - Pemerintah memastikan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) masih berlangsung hingga penghujung tahun 2025.

Sejumlah program Bansos yang masih dicairkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4.

Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Tahap 2, serta Program Indonesia Pintar (PIP).

Bahkan, beberapa program bansos mengalami perpanjangan waktu pencairan.

BPNT Tahap 4 dijadwalkan berlanjut hingga awal Januari 2026.

Sedangkan, penyaluran PIP diperpanjang sampai 31 Januari 2026 guna memberi kesempatan bagi penerima yang belum mencairkan haknya.

PKH Tahap 4 Termin Susulan

PKH Tahap 4 disalurkan sebagai termin susulan dengan nominal bantuan yang berbeda sesuai komponen penerima.

Bantuan untuk ibu hamil dan balita masing-masing sebesar Rp750 ribu.

Sementara itu, siswa tingkat SD mendapatkan sebesar Rp225 ribu, siswa SMP Rp375 ribu, dan siswa SMA Rp500 ribu.

Sementara itu, lansia dan penyandang disabilitas masing-masing memperoleh Rp600 ribu.

Program ini menyasar sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Syarat utama penerima PKH adalah keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara, meliputi Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.

BPNT Tahap 4 atau Kartu Sembako Susulan

BPNT Tahap 4 disalurkan dengan nominal Rp200 ribu per bulan.

Bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2025 dicairkan sekaligus sebesar Rp600 ribu.

Program ini menargetkan 18,3 juta KPM.

Penerima BPNT berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin dengan kategori Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN, dan dalam kondisi tertentu dapat mencakup Desil 5.

Saldo bantuan masuk ke KKS dan dapat ditarik secara tunai.

BLTS Kesra Tahap 2

BLTS Kesra Tahap 2 diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima KPM untuk periode Oktober–Desember 2025 mencapai Rp900 ribu.

Penerima BLTS Kesra Tahap 2 mencakup Desil 1 hingga 10.

Desil 1–4 merupakan KPM yang belum menerima BLTS Kesra Tahap 1 akibat kendala sistem.

Desil 5 adalah penerima BPNT murni, sedangkan Desil 6–10 merupakan penerima baru bansos.

Penyaluran BLTS Kesra Tahap 2 dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia.

KPM disarankan membawa surat undangan, Kartu Keluarga (KK), dan KTP saat pencairan.

Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP masih dicairkan hingga 31 Januari 2026.

Bantuan diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dengan nominal Rp450 ribu per tahun untuk siswa SD, Rp750 ribu per tahun untuk siswa SMP, dan Rp1 juta per tahun untuk siswa SMA.

Penyaluran dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar, yakni Bank BRI untuk siswa SD serta Bank BNI untuk siswa SMP dan SMA.

Bagi penerima yang belum mengaktifkan rekening, masih diberikan kesempatan untuk aktivasi agar bantuan dapat dicairkan.

Cara Cek dan Pengajuan Bansos

Masyarakat dapat mengecek kepesertaan bansos, memperbarui data, mengajukan diri sebagai calon penerima, hingga menyanggah data penerima lain melalui aplikasi Cek Bansos.

Aplikasi Bansos tersebut tersedia gratis di Play Store dan App Store. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bpnt #BLTS Kesra #pip #bansos #Januari 2026 #pkh