RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian masyarakat seiring masuknya awal tahun 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial mempercepat distribusi sejumlah bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi pada masa transisi awal tahun.
Sejumlah laporan menunjukkan saldo bantuan mulai masuk ke rekening KKS dan sebagian lainnya masih dapat dicairkan secara langsung, sehingga penting bagi KPM untuk memahami jenis bantuan yang tersedia, besaran nominal, serta mekanisme pengecekannya.
1. BLT El Nino atau BLT Kesra Tahap Akhir
Dilansir dari kanal Info Bansos, bantuan ini menjadi salah satu yang paling krusial untuk segera dicairkan di awal tahun 2026.
Nominal yang diterima KPM sebesar Rp900.000 sebagai akumulasi bantuan untuk beberapa bulan sebelumnya.
Penyaluran difokuskan melalui PT Pos Indonesia, terutama bagi KPM yang tidak memiliki Kartu KKS dan berada di wilayah tertentu.
Penerima diimbau segera melakukan pencairan karena bantuan ini memiliki batas waktu, dan dana yang tidak diambil berpotensi dikembalikan ke kas negara sehingga tidak dapat dicairkan kembali.
2. BPNT Tahap 4 Melalui Kartu KKS
Bantuan Pangan Non Tunai disalurkan dengan total Rp600.000 yang diterima secara akumulasi.
Penyaluran dilakukan melalui Kartu KKS yang terhubung dengan bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Di awal tahun 2026, sebagian KPM telah menerima saldo, sementara lainnya masih menunggu proses susulan akibat penyesuaian sistem perbankan.
KPM disarankan rutin mengecek saldo dan memastikan kartu dalam kondisi aktif.
3. PKH Tahap Akhir dengan Nominal Sesuai Komponen
Program Keluarga Harapan juga mulai diterima KPM pada awal tahun 2026 dengan besaran yang berbeda tergantung komponen keluarga.
Anak sekolah menerima bantuan sesuai jenjang pendidikan, balita dan ibu hamil memperoleh nominal lebih besar, sementara lansia serta penyandang disabilitas berat mendapatkan bantuan khusus.
Keluarga dengan lebih dari satu komponen berhak menerima total bantuan yang cukup signifikan dalam satu kali penyaluran.
4. Bantuan Pendidikan dan Perlindungan Sosial Lainnya
Selain bansos utama, terdapat bantuan lain yang masih dapat diakses pada awal tahun 2026.
Program Indonesia Pintar disalurkan kepada pelajar sesuai jenjang pendidikan, bantuan YAPI diberikan kepada anak yatim piatu, sementara PBI Jaminan Kesehatan memberikan perlindungan berupa kepesertaan BPJS Kesehatan aktif tanpa iuran.
Di wilayah tertentu seperti DKI Jakarta, bantuan daerah seperti KLJ, KAJ, dan KPDJ juga mulai dicairkan melalui Bank DKI.
5. Cara Mengecek Status Penerima Bansos Secara Resmi
Untuk memastikan status penerimaan bantuan di awal tahun 2026, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui kanal resmi.
Bantuan PKH, BPNT, dan PBI Jaminan Kesehatan dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.
Bantuan pendidikan dapat dicek melalui laman resmi PIP dengan memasukkan NISN dan NIK, sementara bantuan daerah dapat dipantau melalui situs resmi pemerintah daerah masing-masing.***
Editor : Eli Kustiyawati