RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT kembali berlangsung pada 1 Januari 2026, baik melalui KKS Bank maupun PT Pos Indonesia.
Sejumlah wilayah sudah menerima saldo Bansos, termasuk BLT Kesra, dan beberapa KPM berpeluang menjadi penerima baru PKH.
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube BUNGKAS WAE, sejumlah daerah telah terpantau menerima pencairan Bansos pada hari ini, Kamis 1 Januari 2026.
Untuk KKS Bank BRI, saldo bantuan tahap 1 tercatat Rp1.200.000.
Sementara itu, di Aceh, KKS baru Bank Syariah Indonesia (BSI) menerima BPNT dua tahap sekaligus (tahap 3 dan 4) senilai Rp1.200.000.
Selain itu, BPNT KKS Bank BNI juga mulai cair dengan nominal Rp600.000.
Namun, terdapat beberapa kasus KKS lama BNI yang saldo bantuannya ditarik kembali oleh negara karena terlambat dicek oleh penerima.
Bagi penerima BLT Kesra Rp900.000 melalui PT Pos yang belum memiliki rekening KKS Merah Putih, ada peluang untuk menjadi penerima PKH baru.
Syaratnya, KPM harus terdaftar di DTSN, berada pada desil 1–4, dan memiliki salah satu komponen PKH, seperti ibu hamil.
Balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
Bansos ini akan menggantikan KPM lama yang telah digraduasi.
Informasi penting lainnya, mulai tahun 2026 pemerintah akan mencabut bansos bagi KPM yang telah menerima bantuan lebih dari lima tahun, kecuali bagi penerima dengan kategori disabilitas berat dan lansia.
Diperkirakan sebanyak 300.000 KPM akan dihentikan bantuannya, sementara kelompok disabilitas berat dan lansia tetap menerima pencairan Bansos.
Pencairan Bansos dilakukan secara bertahap, sehingga KPM yang belum menerima dana diminta untuk bersabar hingga proses distribusi rampung di seluruh wilayah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim