RADAR BOGOR - Memasuki bulan pertama di tahun 2026, jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai mempertanyakan kepastian jadwal pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menginstruksikan percepatan penyaluran, baik untuk sisa anggaran 2025 maupun alokasi Tahap 1 tahun 2026 yang diprediksi mulai berproses pada Januari ini.
Bagi KPM yang status di SIKS-NG sudah menunjukkan SPM atau Berhasil Cek Rekening namun saldo KKS masih nol, simak rincian jadwal dan instruksi terbaru berikut ini agar bantuan Anda tidak hangus.
Banyak KPM mengeluhkan bantuan tahap 4 tahun 2025 yang belum masuk ke rekening hingga pergantian tahun. Berdasarkan pola administrasi tahun sebelumnya, bantuan yang sudah berstatus SPM (Surat Perintah Membayar) namun melewati batas Desember, tetap akan dicairkan sebagai pencairan susulan.
Prediksi pencairan susulan ini akan dilakukan pada minggu pertama atau kedua Januari 2026. Hal ini merupakan penyelesaian tunggakan penyaluran tahap akhir bagi KPM yang datanya sudah valid namun terkendala teknis perbankan.
Mengutip dari channel YouTube Klik Bansos, berdasarkan alur birokrasi terbaru, proses penyaluran bantuan tahap pertama tahun anggaran 2026 diperkirakan mengikuti timeline berikut:
- Januari (Minggu 1-2): Proses verifikasi dan validasi (verval) kelayakan KPM oleh Pemerintah Daerah melalui aplikasi SIKS-NG.
- Januari (Minggu 3-4): Proses pengecekan rekening di bank himbara dan penerbitan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).
- Februari - Maret: Dana mulai ditransfer secara bertahap ke kartu KKS (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI/khusus Aceh).
Peraturan Baru Tahun 2026
Mulai tahun ini, Kemensos memperketat aturan penerima bansos. Verifikasi data kini dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan sekali. Artinya, KPM yang dianggap sudah mampu atau tidak lagi memenuhi syarat (seperti anak sekolah yang sudah lulus) akan langsung tergraduasi secara otomatis.
Penerima manfaat diprioritaskan bagi mereka yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 (40 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah).
Masyarakat kini diberikan akses lebih luas melalui Aplikasi Cek Bansos. Melalui jalur partisipasi ini, warga bisa mengajukan diri atau menyanggah orang yang dianggap tidak layak menerima bantuan namun masih terdaftar. Transparansi ini diharapkan membuat penyaluran bantuan di tahun 2026 lebih tepat sasaran.
Beberapa hal Penting yang perlu diperhatikan oleh KPM:
- Cek Saldo Berkala: Lakukan pengecekan melalui ATM atau mobile banking secara rutin di minggu kedua Januari.
- Hubungi Pendamping: Konsultasikan status Anda jika di SIKS-NG terdapat keterangan Exclude atau pembekuan rekening.
- Pastikan KKS Aktif: Segera lapor bank jika kartu rusak atau terblokir.***
Editor : Asep Suhendar