RADAR BOGOR - Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga awal Januari 2026 masih diliputi tanda tanya.
Pasalnya, meski status bantuan di sistem telah menunjukkan berhasil cek rekening bahkan sudah SPM (Surat Perintah Membayar), dana bantuan tahap 4 tahun anggaran 2025 belum juga masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan penerima bantuan, terutama karena batas akhir tahun anggaran 2025 telah lewat pada 31 Desember.
Baca Juga: Pejabat Struktural Baru di Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University Dilantik, Ini Pesan Rektor
Namun, berdasarkan informasi terbaru dan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, peluang pencairan susulan masih terbuka lebar.
Status SPM Bukan Gagal, Ini Penjelasannya
Menurut pemantauan data hingga 2 Januari 2026, status SPM atau standing instruction menjadi indikator penting bahwa bantuan telah disetujui dan tinggal menunggu proses transfer dari kas negara ke bank penyalur.
Kementerian Sosial menegaskan bahwa KPM dengan status:
• Berhasil cek rekening
• SPM atau SI (Standing Instruction)
Baca Juga: Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Tertunda, Status SPM Cek Rekening Diprediksi Cair Susulan Minggu kedua Januari 2026
menandakan data telah valid dan tidak bermasalah.
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, keterlambatan pencairan umumnya disebabkan oleh kendala teknis perbankan atau proses termin penyaluran yang belum tuntas hingga penutupan buku anggaran.
Peluang Cair di Januari 2026 Masih Sangat Besar
Meski secara administratif tahun anggaran 2025 telah ditutup, pemerintah masih memiliki mekanisme penyelesaian tunggakan.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, bantuan yang telah masuk tahap SPM tetap bisa dicairkan pada awal tahun berikutnya.
Baca Juga: BisKita Trans Pakuan Berhenti, Warga Menunggu Kepastian
Prediksi pencairan PKH-BPNT tahap 4 susulan diperkirakan terjadi:
Minggu pertama Januari 2026
Atau paling lambat minggu kedua Januari 2026
Kemensos saat ini memprioritaskan penyelesaian sisa anggaran 2025 sebelum masuk ke penyaluran tahap baru.
Baca Juga: BisKita Trans Pakuan Berhenti, Warga Menunggu Kepastian
Langkah Penting yang Wajib Dilakukan KPM
Agar tidak terjadi kendala lanjutan, KPM disarankan:
• Rutin cek saldo KKS (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI).
• Berkoordinasi dengan pendamping PKH setempat.
• Memastikan tidak ada status rekening terblokir atau exclude di sistem SIKS-NG.
Baca Juga: Kabar Gembira, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan di Tahun 2026
Langkah ini penting agar KPM segera mengetahui apabila ada masalah administratif yang perlu diperbaiki.
Kapan PKH-BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair?
Untuk penyaluran tahap 1 tahun anggaran 2026, pemerintah telah menyiapkan alur sebagai berikut:
Januari minggu 1–2: Verifikasi dan validasi data KPM oleh pemda melalui aplikasi SIKS-NG.
Januari minggu 3–4: Proses rekening dan penerbitan SP2D.
Februari–Maret 2026: Penyaluran dana secara bertahap ke rekening KKS.
Baca Juga: Update Bansos 2 Januari 2026: Persiapan Pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 Dimulai, Cek 3 Syarat Utama bagi KPM
Dengan tahapan ini, KPM diminta bersabar dan memastikan data kepesertaan tetap aktif dan sesuai ketentuan terbaru.***