RADAR BOGOR - Awal tahun 2026, sejumlah laporan menunjukkan bahwa saldo Bantuan Sosial (Bansos) mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dilansir dari kanal YouTube Ariawanagus, meski tahun anggaran baru telah dimulai, dana yang masuk di awal Januari ini bukan pencairan Bansos Tahap 1 untuk tahun 2026, melainkan bantuan susulan dari periode sebelumnya.
Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi KPM agar tetap aktif mengecek KKS untuk memastikan tidak ada dana yang terlewatkan.
1. Saldo Susulan Masuk di Bank Himbara
Beberapa KPM melaporkan penerimaan saldo di dua bank penyalur besar, yaitu BRI dan Mandiri. Data yang tercatat menunjukkan:
• Bank BRI: Pada tanggal 1 Januari 2026, KPM menerima saldo sebesar Rp600.000. Dana ini diperkirakan merupakan bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) susulan tahap 4 dari tahun sebelumnya yang baru ditarik.
• Bank Mandiri: Pada tanggal 2 Januari 2026 pukul 07:35, tercatat bukti struk penarikan Rp600.000. Seperti di BRI, dana ini termasuk BPNT susulan dari tahap akhir tahun lalu.
Kedua bukti ini menegaskan bahwa meskipun tahun anggaran baru telah dimulai, sebagian Bansos dari tahun sebelumnya masih masuk secara bersamaan pada awal Januari.
2. Kondisi KKS Bank BNI
Sementara itu, KKS yang dikelola melalui Bank BNI menunjukkan saldo masih nol. Hal ini mengindikasikan bahwa bagi KPM yang telah menerima semua bantuan tahun lalu, belum ada dana tambahan yang masuk.
Kondisi ini normal dan menunjukkan tidak semua KPM akan menerima saldo susulan di awal tahun.
3. Pentingnya Mengecek KKS Secara Berkala
Para KPM diingatkan untuk rutin memeriksa saldo KKS, walaupun merasa semua Bansos tahun sebelumnya sudah cair.
Pengecekan ini penting untuk mengantisipasi masuknya dana tambahan atau bantuan susulan seperti BPNT, PKH validasi sistem, atau BLT penebalan.
Dengan demikian, KPM dapat menarik dana tepat waktu dan menghindari risiko dana hangus karena melewati batas waktu penarikan.
4. Prediksi Jadwal Pencairan Bansos Tahap 1 Tahun 2026
Untuk Bansos murni tahun anggaran 2026, pola pencairan diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Tahap 1, yang mencakup alokasi Januari hingga Maret, biasanya persiapan dilakukan pada bulan Februari.
Dengan demikian, pencairan tahap pertama diprediksi mulai dilakukan pada akhir Februari hingga awal Maret 2026. KPM diimbau bersabar menunggu pencairan resmi ini.
Editor : Asep Suhendar