Kabar Gembira Awal 2026, Saldo Bansos Mulai Terisi Rp400-Rp1,8 Juta hingga Penjelasan Berubahnya Status Bantuan Sosial
Mutia Tresna Syabania• Sabtu, 3 Januari 2026 | 17:25 WIB
Ilustrasi KPM bansos tahun 2026
RADAR BOGOR - Memasuki awal tahun 2026, kabar gembira datang dari berbagai KPM mengenai masuknya saldo bansos tunai ke rekening, dengan nominal bervariasi.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran karena banyak KPM mendapati status kepesertaan mereka di sistem Cek Bansos berubah menjadi "Tidak".
Dilansir dari kanal Youtube Klik Bansos, berikut adalah rincian bansos yang mulai cair dan penjelasan resmi mengenai perubahan status tersebut.
Berdasarkan pantauan per 2-3 Januari 2026, beberapa jenis bansos tunai mulai dicairkan sebagai bagian dari penyelesaian anggaran 2025 dan awal program 2026:
KPM bansos yang memiliki anak sekolah (SD hingga SMA/sederajat), dan masuk nominasi penerima PIP Tahap 3 Tahun Anggaran 2025 namun belum aktivasi rekening, harus segera melakukannya.
Batas Akhir Aktivasi: 31 Januari 2026.
Jika aktivasi tidak dilakukan sebelum tanggal tersebut, bantuan berisiko tinggi dikembalikan ke Kas Negara.
Fenomena viral di awal Januari 2026 di mana status Bansos di situs Cek Bansos atau sistem SIKS-NG berubah dari "Ya" menjadi "Tidak" adalah hal yang rutin terjadi dan bukan berarti KPM langsung dicoret.
1. Penyebab Utama Perubahan Status
Pembaruan Tahun Anggaran (Riset Data): Di awal Januari, sistem Kemensos melakukan pembaruan data dan penutupan buku anggaran dari 2025 ke 2026.
Data direset sementara hingga verifikasi tahap 1/2026 selesai.
Proses Check Span dan Sinkronisasi: Sistem sedang dalam proses revalidasi data NIK dan sinkronisasi rekening KKS (Check Spam), antara bank penyalur dan data DTKS untuk bansos tahap selanjutnya.