RADAR BOGOR - Pada awal Januari 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan adanya saldo bansos masuk sebesar Rp600.000 ke Kartu KKS Merah Putih.
Dikutip dari kanal Kabar Bansos, dana bansos yang masuk ke KKS KPM ini merupakan Bantuan Pangan Non Tunai susulan tahap keempat yang mencakup alokasi bulan Oktober, November, dan Desember 2025.
Nominal tersebut sesuai dengan akumulasi bantuan triwulanan BPNT, sehingga dapat dipastikan pencairan bansos ke saldo KKS KPM ini adalah bagian dari penyelesaian bansos tahun anggaran 2025 yang dilanjutkan ke awal tahun 2026.
1. Penyaluran Terpantau di Bank Mandiri dan BNI
Pencairan BPNT susulan ini terpantau pada KKS yang disalurkan melalui Bank Mandiri dan Bank BNI.
Pada Bank Mandiri, terdapat laporan struk pencairan dengan nominal Rp600.000 pada 3 Januari 2026.
Selain itu, sebagian KPM juga melaporkan saldo masuk dengan nominal Rp400.000 pada hari sebelumnya, yang tidak termasuk pola reguler BPNT maupun PKH dan diduga sebagai bantuan penebalan atau bantuan tambahan khusus.
Di Bank BNI, saldo Rp600.000 juga mulai terdeteksi sebagai bagian dari BPNT susulan tahap akhir.
2. Status SIKS-NG Masih “Belum SPM” Tidak Menutup Peluang Cair
Banyak KPM mendapati status bantuan tahap keempat tahun 2025 di aplikasi SIKS-NG masih tercatat “Belum SPM” atau belum sampai tahap pencairan dana.
Kondisi ini tidak berarti bantuan dibatalkan. Justru, status tersebut menunjukkan proses administrasi masih berjalan dan belum ditutup.
Pemerintah memperpanjang proses penyaluran tahap akhir 2025 hingga Januari 2026 agar seluruh hak penerima dapat tersalurkan meski telah melewati pergantian tahun.
3. BPNT dan PKH Susulan Tahap 4 Masih Dikebut di Januari 2026
Selain BPNT susulan, Program Keluarga Harapan susulan tahap keempat tahun 2025 juga masih dalam proses penyaluran.
KPM yang hingga akhir Desember 2025 belum menerima bantuan PKH masih memiliki peluang pencairan di bulan Januari 2026.
Proses ini menjadi bagian dari penuntasan bansos tahun sebelumnya yang dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan data dan administrasi.
4. PIP Tahun 2025 Tetap Bisa Dicairkan hingga Akhir Januari 2026
Program Indonesia Pintar untuk anggaran 2025 masih dapat dicairkan pada Januari 2026. Pemerintah memberikan perpanjangan waktu aktivasi rekening penerima hingga 31 Januari 2026.
Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan siswa penerima bantuan pendidikan yang sebelumnya terkendala aktivasi rekening tetap dapat memperoleh haknya tanpa harus menunggu alokasi tahun berikutnya.
5. Bantuan Sosial Lain yang Berjalan di Awal Tahun 2026
Selain bantuan berbasis KKS, beberapa program bantuan sosial lain juga dipastikan berjalan pada Januari 2026.
Bantuan atensi untuk anak yatim tetap disalurkan, begitu pula bantuan permakanan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas tunggal.
Program makan bergizi gratis juga dipastikan berlanjut di tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan pemenuhan gizi masyarakat.
6. Bansos Daerah DKI Jakarta Masih Berlanjut
Khusus wilayah DKI Jakarta, bansos daerah seperti Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta dengan nominal Rp300.000 masih termasuk dalam skema penyaluran.
Selain itu, Kartu Jakarta Pintar tetap berjalan untuk mendukung kebutuhan pendidikan peserta didik dari keluarga penerima manfaat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga