Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siap-Siap! KPM Bisa Dapat Modal Rp5 Juta Lewat Program Ini Sebagai Pengganti Bansos Tunai yang Dihapus Tahun 2026

Kholikul Ihsan • Minggu, 4 Januari 2026 | 17:31 WIB
Ilustrasi pengambilan dana bantuan modal Rp5 juta
Ilustrasi pengambilan dana bantuan modal Rp5 juta

RADAR BOGOR - Pemerintah menghentikan sejumlah bansos tunai favorit dan mengalihkan fokus pada pemberdayaan ekonomi, di mana KPM usia produktif (di bawah 40 tahun) kini berkesempatan mengantongi modal usaha hingga Rp5 juta sebagai solusi kemandirian ekonomi.

Langkah ini diambil seiring dengan pemberlakuan sistem data tunggal DTSEN yang membuat penyaluran bansos menjadi lebih ketat dan selektif.

Simak rincian bantuan yang berhenti dan cara mendapatkan modal usaha penggantinya di bawah ini.

Bagi Anda Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH atau BPNT yang masih berusia di bawah 40 tahun, pemerintah tidak lagi memberikan bantuan tunai konsumtif secara terus-menerus.

Sebagai gantinya, Anda akan diarahkan mengikuti Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara).

PENA merupakan bantuan modal usaha maksimal Rp5 juta dalam bentuk barang atau peralatan kerja.

• Fasilitas Tambahan: Pendampingan teknis produksi, pelatihan pengemasan (packaging), hingga strategi pemasaran digital.

• Target: Menciptakan graduasi mandiri agar KPM memiliki penghasilan tetap dari usaha sendiri.

Mulai Januari 2026, masyarakat tidak akan lagi menerima tiga jenis bantuan yang selama ini menjadi andalan. Pemerintah menilai stabilitas ekonomi saat ini sudah cukup kuat untuk menghentikan:

 - Bantuan Beras 10 Kg: Program pangan bulanan resmi ditiadakan.

 - BLT El Nino/Kesra Rp900.000: Bantuan tambahan untuk daya beli resmi disetop.

 - Bansos Penebalan Rp400.000: Tambahan saldo tunai tidak lagi dianggarkan.

Bagi penerima PKH dan BPNT reguler, harap bersabar. Pencairan Tahap 1 tahun 2026 diprediksi akan mundur ke bulan Februari.

Hal ini dikarenakan otoritas terkait masih menuntaskan penyaluran bansos susulan dari alokasi tahun 2025 yang tersisa di bulan Januari ini.

Ada berita baik bagi lansia di atas 75 tahun dan penyandang disabilitas tunggal. Bansos permakanan kini ditingkatkan kualitasnya melalui integrasi dengan Program Makan Bergizi Gratis.

Bantuan akan tetap dikirim ke rumah dalam bentuk makanan siap saji dua kali sehari dengan standar nutrisi yang lebih tinggi.

Sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) kini menjadi penentu mutlak. Agar bantuan tetap cair (bagi kategori lansia/non-produktif), pastikan:

 - Penghasilan keluarga tidak melewati ambang batas kemiskinan terbaru.

 - Data kependudukan (NIK) sudah padan dan aktif di Dukcapil.

 - Tidak terkena sanggahan dari masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos jika kondisi ekonomi sudah dianggap mampu.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kemandirian ekonomi #kpm #bansos #DTSEN