RADAR BOGOR - Ada informasi terbaru terkait status pencairan bansos, yang memperlihatkan status KPM di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
Keterangan di SIKS NG menunjukkan, status yang sebelumnya berhasil cek rekening kini berubah menjadi standing instruction (SI).
Kabar ini merupakan angin segar bagi KPM yang belum menerima pencairan BPNT tahap keempat dan digadang-gadang akan mendapat penyaluran susulan pada Januari hingga Maret 2026.
Bahkan, penerima manfaat yang belum mendapat penyaluran bansos tahap 4 berpotensi menerima pencairan ganda.
Hal ini karena ada kemungkinan, dana bansos BPNT tahap keempat tahun 2025 digabung dengan BPNT tahap 1 tahun 2026.
Pencairan bansos ganda pernah terjadi di penyaluran bantuan tahap-tahap sebelumnya. Banyak KPM yang menerima pencairan bansos susulan di tahun 2025 kemarin.
Banyak penerima manfaat yang menerima pencairan bansos tahap 4 merupakan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2, 3, dan 4.
Kemudian, pencairan bansos ditambah lagi dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2, 3, 4 plus penebalan.
KPM harus menunggu kabar baik terkait pencairan bansos di bulan Januari sampai Maret.
Sementara itu, terkait kabar viral yang menyebutkan bansos hangus karena status di SIKS NG berubah menjadi tidak, sebaiknya KPM jangan mudah percaya dengan berita bohong.
Sebaiknya, penerima manfaat mencari informasi jelas yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Penyebab perubahan status pencairan bansos karena adanya masa transisi penutupan buku anggaran tahun 2025. Hal ini wajar karena sudah memasuki awal tahun 2026.
Ada kemungkinan data masih perlu disinkronkan ulang, nanti status akan muncul di aplikasi cek bansos dan disarankan juga mengecek nilai desil.
Sebagai informasi, status di SIKS NG sudah Standing Instruction (SI) dan ada kemungkinan besar bansos segera dicairkan di Januari 2026.
Editor : Siti Dewi Yanti