RADAR BOGOR - Dalam rentang waktu 5 Januari hingga 15 Januari 2026, setidaknya terdapat tujuh jenis bantuan sosial (bansos) yang mulai dicairkan dan diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah.
Penyaluran ini menyasar kelompok masyarakat dalam desil bawah yang telah terdata dalam sistem resmi pemerintah, baik penerima lama maupun penerima baru, dengan mekanisme pencairan yang menyesuaikan jenis bantuannya.
1. Bantuan Sosial Beras 20 Kilogram
Dikutip dari kanal Naura Vlog, salah satu bansos yang cair awal 2026 adalah beras 20 kilogram. Bantuan pangan berupa beras kembali disalurkan dengan jumlah yang lebih besar, yakni 20 kilogram per KPM.
Bantuan ini tidak diterima oleh seluruh keluarga penerima manfaat karena kuotanya dibatasi sekitar 18,5 hingga 20,5 juta keluarga yang umumnya berasal dari data penerima BPNT dan PKH.
Penyaluran beras ini dilakukan berdasarkan surat undangan resmi yang dibagikan oleh aparat desa atau kelurahan. KPM yang tidak menerima undangan berarti tidak termasuk dalam daftar penerima.
Pengambilan bantuan dilakukan di titik komunitas terdekat seperti kantor desa, kantor kelurahan, atau lokasi yang ditentukan RT dan RW setempat.
2. Bantuan Minyak Goreng 4 Liter
Sebagai respons atas kenaikan harga minyak goreng, pemerintah menyalurkan bantuan tambahan berupa minyak goreng sebanyak 4 liter per KPM.
Bantuan ini biasanya diberikan bersamaan dengan penyaluran beras 20 kilogram sehingga diterima dalam satu paket bantuan pangan.
Tujuan utama dari bantuan ini adalah membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
3. BLT Kesejahteraan Rakyat Rp900.000
Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat disalurkan dengan nominal Rp900.000 kepada KPM yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Penerima bantuan ini mencakup KPM PKH dan BPNT yang sudah lama terdaftar maupun penerima baru yang baru masuk dalam data desil tersebut.
Mekanisme pencairan dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui Kartu KKS Merah Putih bagi penerima PKH dan BPNT, serta melalui PT Pos Indonesia bagi KPM baru yang belum memiliki KKS.
4. PKH Tahap 4
Program Keluarga Harapan tahap keempat masih terus disalurkan di berbagai wilayah dan ditargetkan mencapai penyaluran penuh.
KPM dapat memantau status pencairan melalui sistem pendamping sosial atau desa yang mengakses aplikasi SIKS-NG.
Apabila status bantuan sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI), maka dana PKH akan masuk ke rekening KKS dalam rentang waktu satu hingga tujuh hari kerja, tergantung proses masing-masing bank penyalur.
5. BPNT Tahap 4 Alokasi Oktober-Desember
Bantuan Pangan Non Tunai tahap keempat dengan alokasi bulan Oktober hingga Desember 2025 dicairkan dengan total nominal Rp600.000.
Penyaluran BPNT ini berjalan beriringan dengan pencairan PKH tahap 4 dan telah diterima oleh banyak KPM di sejumlah daerah.
Dana BPNT digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok melalui e-warong atau merchant resmi yang telah ditunjuk pemerintah.
6. PKH Peralihan dari PT Pos Tahap 2, 3, dan 4
KPM yang mengalami peralihan mekanisme penyaluran dari PT Pos Indonesia ke Kartu KKS menerima pencairan PKH secara rapel untuk tahap 2, 3, dan 4 sekaligus.
Nominal bantuan yang diterima bisa cukup besar, berkisar antara Rp3 juta hingga Rp4 juta, tergantung komponen keluarga yang terdaftar dalam data PKH dengan maksimal empat komponen.
Pencairan rapelan ini menjadi bentuk penyesuaian agar hak KPM tetap terpenuhi meskipun terjadi perubahan sistem penyaluran.
7. BPNT Peralihan dari PT Pos Tahap 2, 3, dan 4
Selain PKH, KPM BPNT yang mengalami peralihan dari PT Pos juga menerima pencairan BPNT tahap 2, 3, dan 4 secara sekaligus.
Tidak hanya itu, penerima juga mendapatkan bantuan tambahan berupa penebalan BPNT senilai Rp400.000.
Dalam beberapa kasus, KPM yang masuk kategori tertentu berpotensi menerima bantuan lain secara bersamaan seperti BLT Kesra, beras 20 kilogram, serta minyak goreng, sesuai dengan data dan kebijakan daerah masing-masing.***
Editor : Eli Kustiyawati