RADAR BOGOR - Selain kepastian empat bansos yang berlanjut, pemerintah juga mencatat terdapat tiga bantuan sosial yang telah tuntas disalurkan sepanjang 2025.
Ketiga bansos tersebut bersifat sementara dan hingga kini belum ada kepastian apakah kembali diberikan pada 2026.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, bansos pertama adalah BLT Kesra sebesar Rp900.000, yang telah disalurkan penuh pada akhir 2025.
Bantuan ini bersifat insidental dan diberikan dalam kondisi tertentu, sehingga belum tentu kembali hadir di tahun anggaran 2026.
Selanjutnya, terdapat penebalan BPNT senilai Rp400.000 untuk periode Juni–Juli 2025.
Bantuan tambahan ini juga telah selesai disalurkan dan masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah terkait anggaran dan kebutuhan nasional.
Bantuan ketiga yang telah tuntas adalah bantuan pangan berupa beras 10 kilogram, yang pada akhir 2025 sempat dilengkapi dengan tambahan minyak goreng.
Sama seperti dua bantuan sebelumnya, program ini bersifat situasional dan belum ada kepastian dilanjutkan di 2026.
Di sisi lain, masih terdapat persoalan di lapangan terkait KPM dengan status “exclude KKS tidak terdistribusi”.
Sejumlah KPM tercatat telah menerima kartu KKS, namun bantuan belum dapat dicairkan.
Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan status kelayakan, kenaikan desil ekonomi, ketidaksesuaian data, hingga keterlambatan aktivasi kartu oleh bank penyalur.
Saat ini, data KPM terdampak tengah direkap dan dilaporkan ke Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti.
Masyarakat diimbau tetap menunggu informasi resmi dan tidak mudah percaya pada kabar pencairan yang belum disertai dasar kebijakan pemerintah.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos bergantung pada hasil verifikasi data dan ketersediaan anggaran, sehingga masyarakat diminta memahami dinamika kebijakan bantuan sosial di tahun 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati