RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi ketahanan pangan keluarga prasejahtera resmi dikonfirmasi oleh Perum Bulog yang akan menyalurkan bantuan beras pangan kepada 18 juta penerima di tahun 2026.
Sementara itu, bagi warga yang menanti pencairan dana BPNT susulan, pihak pendamping sosial merilis peringatan penting terkait status transfer di Bank BNI, BRI, Mandiri, dan BSI per malam ini, Senin 5 Januari 2026.
Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat, pemerintah telah memberikan mandat khusus kepada Perum Bulog.
Sebanyak 720.000 ton beras disiapkan untuk dibagikan secara gratis kepada 18 juta keluarga di seluruh Indonesia, dilansir dari kanal YouTube CEK BANSOS.
Alokasi bantuan beras pangan direncanakan berjalan selama 4 bulan pada tahun 2026.
Selain bantuan gratis, Bulog juga menggelontorkan 1,5 juta ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) melalui operasi pasar murah untuk mencegah lonjakan harga beras di pasar umum.
Progres Pencairan BPNT Tahap 4 Susulan
Menanggapi isu pencairan BPNT Rp600.000 yang ramai di media sosial, pantauan terbaru menunjukkan bahwa perbankan masih dalam tahap sinkronisasi data.
Baca Juga: Jelang Comeback BTS, Promosi Global dari Seoul hingga New York Sudah Dimulai Secara Besar-besaran
Meskipun banyak KPM yang sudah mencuri start mengecek ATM, berikut fakta teknisnya:
- BNI dan BRI: Belum terpantau ada transfer saldo masuk massal hingga Senin sore.
- Mandiri dan BSI: Status di mobile banking mayoritas masih belum menunjukkan adanya penambahan dana alokasi tahap 4.
Jangan memaksakan cek saldo ke mesin ATM jika status di wilayah Anda belum dikonfirmasi oleh pendamping, guna menghindari risiko kartu KKS tertelan atau rusak karena terlalu sering digunakan secara sia-sia.
Meski saldo di ATM masih kosong, KPM tidak perlu berkecil hati. Sistem informasi internal Kemensos (SIKS-NG) menunjukkan bahwa perintah bayar atau Standing Instruction (SI) telah terbit untuk beberapa bank.
SI adalah tahap terakhir sebelum bank melakukan top-up ke rekening individu. Berdasarkan pengalaman penyaluran sebelumnya, dana akan mendarat di KKS Anda dalam waktu 24 jam hingga maksimal 7 hari kerja sejak status SI terpantau aktif.
Sembari menunggu pencairan susulan tahap 4 tahun lalu, pemerintah mulai bersiap melakukan verifikasi data untuk Bansos Tahap 1 Tahun Anggaran 2026.
KPM diharapkan memastikan NIK mereka tetap aktif di Dukcapil karena proses pembersihan data (cleansing) akan dilakukan secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.***
Editor : Asep Suhendar