RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang saat ini merasa bingung lantaran sudah menerima fisik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), tetapi saat dicek saldo tetap nol.
Setelah ditelusuri melalui sistem SIKS-NG, ternyata muncul keterangan "Exclude KKS Tidak Terdistribusi".
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kartu yang sudah ada di tangan dianggap belum terdistribusi oleh sistem?
Dilansir dari Youtube Diary Bansos, berikut adalah beberapa penyebab utama yang sering ditemukan di lapangan.
Mengapa Status"Exclude KKS Tidak Terdistribusi" Bisa Muncul?
- Data Tidak Sinkron Setelah Kartu Dibagikan
Sering kali terjadi ketidakcocokan data antara sistem bank dengan data kependudukan setelah kartu sampai ke tangan warga.
Hal ini menyebabkan proses "Cek Rekening" oleh pemerintah menjadi gagal, sehingga saldo tidak bisa dikirimkan.
- Kenaikan Tingkat Kesejahteraan (Desil)
Sistem secara otomatis melakukan pembaruan data ekonomi. Jika seorang warga dianggap sudah mengalami kenaikan tingkat kesejahteraan (naik desil) secara tiba-tiba, sistem bisa memutus aliran bantuan meskipun kartu KKS sudah sempat dibagikan.
- Keterlambatan Aktivasi oleh Pihak Bank
Ada kalanya bank penyalur belum melakukan aktivasi secara massal pada kartu-kartu baru. Selama kartu tersebut belum diaktivasi di sistem perbankan, Kementerian Sosial tidak bisa menyalurkan dana ke rekening tersebut.
Apa Solusinya?
Bagi yang mengalami masalah ini, jangan panik atau langsung membuang kartu tersebut. Saat ini, para pendamping sosial di setiap wilayah sedang bergerak melakukan pendataan ulang.
Para pendamping sedang merekap daftar KPM yang kartunya sudah diterima tetapi statusnya masih "Exclude" untuk dilaporkan secara resmi ke Kementerian Sosial.
Tujuannya agar dilakukan perbaikan data masal sehingga bantuan bisa segera dicairkan.
Saran untuk KPM, segera hubungi pendamping sosial di desa atau kelurahan masing-masing dan tunjukkan bukti fisik kartu KKS Anda agar nama Anda masuk dalam daftar laporan perbaikan.***
Editor : Eka Rahmawati