Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siap-Siap! Bansos Beras 40 Kg Cair Mulai Hari Ini, Tapi Jutaan KPM Terancam Dicoret dari Daftar Penerima Januari 2026, Ada Apa?

Kholikul Ihsan • Selasa, 6 Januari 2026 | 19:18 WIB
Ilustrasi. Bansos beras yang akan dibagikan ke KPM.
Ilustrasi. Bansos beras yang akan dibagikan ke KPM.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menggulirkan bansos pangan beras total 40 kg bagi 18 juta KPM di awal Januari 2026.

Namun, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) justru berada di ambang graduasi massal karena adanya proses verifikasi lapangan (ground check) ketat yang berlangsung mulai 6 hingga 9 Januari 2026. Atau tidak lagi menerima bansos, termasuk beras.

Pemerintah telah mengonfirmasi perpanjangan bansos beras untuk menjaga ketahanan ekonomi KPM.

KPM BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) dijadwalkan menerima total 40 kg beras yang merupakan akumulasi untuk alokasi bulan Januari, Februari, Maret, dan April 2026, dikutip dari channel YouTube Kabar Bansos.

Meskipun jadwal distribusi di setiap daerah mungkin berbeda, bantuan ini dipastikan menyasar 18 juta KPM di seluruh Indonesia.

Masyarakat diminta untuk menunggu undangan resmi dari PT Pos Indonesia atau pengumuman dari desa setempat mengenai teknis pengambilan, apakah dilakukan bertahap atau sekaligus.

Mulai tanggal 6 hingga 9 Januari 2026, pendamping sosial di seluruh Indonesia melakukan verifikasi ulang secara masif.

Pemerintah menargetkan bansos tahun 2026 tepat sasaran 100 persen. Berikut adalah kriteria utama KPM yang akan dihapus (graduasi) dari daftar penerima:

- Gaji di Atas UMP: Anggota keluarga dalam satu KK yang memiliki penghasilan di atas Upah Minimum Provinsi.

- Pindah Alamat Tanpa Lapor: KPM yang alamatnya tidak ditemukan saat survei karena pindah domisili tanpa melapor ke Dinas Sosial.

- Peningkatan Ekonomi: KPM yang hasil survei fisiknya menunjukkan sudah mampu secara ekonomi (memiliki aset tertentu atau usaha yang mapan).

Berdasarkan pantauan hasil cek saldo di lapangan per hari ini, Selasa, 6 Januari 2026, saldo KKS Bank BRI untuk BPNT tahap 4 susulan terpantau masih belum masuk.

Namun, pemerintah memberikan harapan bahwa proses transfer bantuan susulan ini akan diupayakan cair dalam minggu ini sebelum masuk ke siklus pencairan Tahap 1 tahun 2026 di akhir Januari.

Selain bantuan pangan dan sembako, penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) diingatkan kembali untuk melakukan aktivasi rekening paling lambat 31 Januari 2026, dengan besaran nominal berikut:

- SD: Rp450.000
- SMP: Rp750.000
- SMA/SMK: Rp1.800.000

Segera datangi bank penyalur (BRI/BNI/BSI) agar dana pendidikan anak Anda tidak hangus dan kembali ke kas negara.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #beras