Progres Pencairan Bansos BPNT Tahap 4: Status Terkini di SIKS-NG, Peluang Cair Susulan Tahun 2026, hingga Penyebab Keterlambatan
Mutia Tresna Syabania• Rabu, 7 Januari 2026 | 10:36 WIB
Ilustrasi pencairan saldo bansos BPNT tahap 4 melalaui KKS
RADAR BOGOR - Meskipun sudah memasuki periode penyaluran bansos Tahap 1 tahun 2026, fenomena KPM BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) yang belum menerima dana Tahap 4 (alokasi Oktober, November, Desember 2025) masih meluas.
Per tanggal 7 Januari 2026, berikut adalah update mengenai status bansos BPNT Tahap 4 di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) dan analisis peluang pencairan susulan di awal tahun ini.
1. Status Terkini BPNT Tahap 4 di SIKS-NG
Dikutip dari YouTube Diary Bansos, setelah pemantauan di akun SIKS-NG, ditemukan bahwa status KPM BPNT Murni maupun KPM BPNT plus PKH masih berada di tahap awal:
Status Transaksi: Berhasil Cek RekeningBank Penyalur sudah berhasil memverifikasi rekening KPM.
Nominal Bantuan: Strip (-) atau KosongDana belum dialokasikan dan belum siap ditransfer.
Catatan Penting: Pencairan BPNT baru bisa dilakukan jika status di SIKS-NG sudah mencapai "SI" (Standing Instruction).
Mayoritas KPM Tahap 4 saat ini masih menunggu perubahan status dari Berhasil Cek Rekening SPM (Surat Perintah Membayar) SI.
2. Peluang Cair Susulan di Awal Tahun 2026
Meskipun prosesnya lambat, peluang bagi KPM untuk menerima dana BPNT Tahap 4 (nominal Rp600.000) di awal tahun 2026 masih terbuka.
Alasan Harapan: Selama status di SIKS-NG belum menunjukkan exclude atau gagal salur dan masih berada di tahapan proses (Berhasil Cek Rekening), dana memiliki potensi untuk disalurkan.
Fakta Pencairan: Beberapa KPM di Provinsi Aceh (Bank BSI) dilaporkan sudah berhasil mencairkan saldo BPNT Rp600.000 pada tanggal 6 Januari 2026, membuktikan proses carry over anggaran 2025 ke 2026 sedang berlangsung, meskipun penyalurannya bersifat bertahap dan tidak serentak.
Faktor Keterlambatan: Keterlambatan ini kemungkinan besar disebabkan, oleh penyesuaian anggaran di awal tahun dan menunggu instruksi penuh (standing instruction) dari Kemensos ke pihak perbankan.
3. Masalah KKS Baru yang Belum Aktif (Anomali Data)
Selain keterlambatan proses, KPM yang baru beralih ke KKS juga menghadapi masalah anomali data:
Masalah: Banyak KPM baru yang sudah menerima fisik KKS namun keterangannya di SIKS-NG adalah "KKS tidak terdistribusi".
Penyebab: Hal ini terjadi karena keterlambatan aktivasi rekening oleh pihak perbankan hingga melewati batas akhir yang ditetapkan Kemensos, padahal KPM tersebut sudah menerima kartu.
Solusi: Pihak perbankan diharapkan segera melakukan aktivasi agar kartu KKS dapat aktif dan siap menerima saldo di penyaluran berikutnya.
4. Imbauan bagi KPM
Bersabar: KPM diimbau bersabar menanti status di SIKS-NG berubah menjadi SI.
Manfaatkan Info: Berdasarkan pemantauan pendamping, dari ribuan KPM di satu wilayah, baru sebagian kecil yang sudah berstatus SI.
Ini menunjukkan penyaluran akan dilakukan secara bertahap dan berkala, sehingga KPM lain diminta terus memantau.
Tindak Lanjut: Jika Anda KPM baru yang statusnya "KKS tidak terdistribusi" padahal sudah menerima kartu, pastikan pendamping sosial sudah melaporkan kasus ini agar dapat segera ditindaklanjuti oleh bank.***