Kabar Baik Januari 2026, KPM Bansos Graduasi Berpeluang Dapat Bantuan Lebih Besar dari 3 Sektor Ini
Kholikul Ihsan• Rabu, 7 Januari 2026 | 12:03 WIB
Ilustrasi KPM Bantuan Sosial (Bansos)
RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) dikabarkan telah meluncurkan skema transisi bantuan dari sekedar perlindungan dasar menjadi pemberdayaan ekonomi mulai Januari 2026.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang siap mandiri, pemerintah kini membuka akses modal usaha dan kredit tanpa bunga melalui kolaborasi lintas kementerian sebagai pengganti bantuan tunai reguler.
Bansos PKH dan BPNT tidak dirancang untuk diterima selamanya. Pemerintah mendorong keseimbangan antara perlindungan sosial dengan pemberdayaan masyarakat. Konsep Naik Kelas menjadi prioritas utama, dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial.
KPM usia produktif diajak untuk tidak lagi hanya mengandalkan bantuan tunai bulanan yang jumlahnya terbatas, melainkan beralih ke bantuan produktif yang nilainya jauh lebih besar guna memutus rantai kemiskinan secara permanen.
Bagi KPM yang memilih untuk lulus atau graduasi, pemerintah tidak akan melepas begitu saja. Justru, peluang mendapatkan bantuan lebih besar terbuka lebar melalui berbagai instansi:
1. Kementerian UMKM dan Koperasi: Bantuan modal usaha bagi rintisan usaha seperti dagang bakso, kelontong, atau jasa.
2. Perbankan (BRI dan BSI): Akses kredit bunga murah hingga bunga 0 persen (bergantung pada program yang dipilih).
3. Dana CSR dan NGO: Dukungan alat usaha dan pelatihan keterampilan dari sektor swasta dan lembaga non-pemerintah.
Untuk masyarakat yang saat ini masih dalam proses menuju mandiri dan tetap menerima PKH, pemerintah mengingatkan bahwa penggunaan dana akan diawasi lebih ketat. Dana bantuan wajib digunakan untuk:
Peringatan! Penggunaan dana untuk pembelian rokok dan aktivitas game online terlarang menjadi alasan nomor satu bagi pemerintah untuk langsung memutus kepesertaan bansos tanpa kompromi.
Perlu diketahui, Pemerintah memberlakukan evaluasi setiap 5 tahun agar bansos tidak mengendap di orang yang sama selama belasan tahun.
Adanya graduasi bagi yang sudah mampu, pemerintah dapat memberikan ruang bagi warga lain yang sudah lama mengantri di daftar tunggu namun belum pernah mencicipi bantuan pemerintah.***