RADAR BOGOR – Bantuan sosial (bansos) BPNT tahap 4 susulan terpantau mulai cair merata di berbagai wilayah per hari Rabu, 7 Januari 2026.
Penyaluran senilai Rp600.000 melalui Kartu KKS Bank Himbara ini dibarengi dengan perpanjangan tenggat waktu aktivasi rekening PIP hingga akhir Januari, sehingga memberikan napas lega bagi jutaan orang tua siswa di seluruh Indonesia.
Pencairan bansos susulan ini merupakan alokasi periode Oktober–Desember 2025 yang sempat tertunda.
Kini, bansos tersebut mulai didistribusikan secara bertahap melalui Bank BRI, BNI, BSI, dan Mandiri.
Bukti Struk Pencairan BPNT Rp600.000 di Berbagai Daerah
Dikutip dari kanal YouTube Info Bansos, berdasarkan laporan terkini dari para penerima manfaat, saldo masuk sebesar Rp600.000 telah terkonfirmasi di beberapa lokasi utama berikut ini.
• Wilayah Cirebon: KPM melaporkan penarikan sukses pada dini hari, 7 Januari 2026, melalui Bank BRI.
• Wilayah Tulungagung: Terpantau struk penarikan di ATM BNI Kecamatan Kalidawir pada siang hari pukul 13.52 WIB.
• Pengguna Bank BSI: Laporan juga datang dari wilayah Aceh dan sekitarnya, menunjukkan bahwa Bank Syariah Indonesia mulai memproses dana susulan tersebut secara serentak.
Perpanjangan Aktivasi PIP
Bagi orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang belum melakukan aktivasi rekening Simpel (Simpanan Pelajar), Kemendikbud memberikan kesempatan kedua.
Batas akhir aktivasi program PIP diperpanjang dari Desember 2025 menjadi 31 Januari 2026.
Jika tidak segera diaktivasi di Bank BRI (SD/SMP), BNI (SMA/SMK), atau BSI, dana bantuan pendidikan terancam kembali ke kas negara. Segera cek status anak Anda melalui laman resmi pip.kemdikbud.go.id.
Penyaluran Serentak Makan Bergizi Gratis (MBG)
Selain bantuan tunai, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional akan memulai distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) secara serentak pada 8 Januari 2026.
Program ini menyasar 55,1 juta anak sekolah di seluruh Indonesia. Mekanisme penyaluran dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah mendapatkan alokasi dana sejak awal bulan ini. Program tersebut bertujuan memastikan kecukupan gizi anak sekolah melalui menu nasi, lauk pauk, sayur, dan buah.
Agar terhindar dari modus penipuan, KPM diimbau untuk melakukan hal-hal berikut.
• Hanya melakukan pengecekan saldo melalui mesin ATM resmi atau aplikasi mobile banking, seperti BRImo, BNI Mobile, atau Livin’ by Mandiri.
• Tidak memberikan nomor PIN atau data KKS kepada pihak yang mengaku sebagai petugas lapangan.
• Memastikan status kepesertaan masih aktif melalui situs resmi cekbansos.go.id.***
Editor : Eli Kustiyawati