RADAR BOGOR - Perkembangan pencairan bantuan sosial melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terus menunjukkan progres positif.
Hingga saat ini, laporan saldo bansos yang sudah masuk paling banyak berasal dari pemegang KKS Bank BNI dan Bank BSI.
Sementara itu, untuk KKS Bank Mandiri dan Bank BRI, status pencairan di sistem sudah menunjukkan “Standing Instruction” (SI), yang menandakan bantuan akan segera cair dalam waktu dekat.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Susulan Mulai Cair, KPM BSI dan BNI Terima Saldo Rp600 Ribu Sejak Januari 2026
Informasi ini menjadi kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menunggu masuknya saldo bantuan ke rekening masing-masing.
Dengan status SI yang sudah muncul, artinya dana bantuan sudah dijadwalkan oleh sistem perbankan dan tinggal menunggu proses akhir sebelum dapat ditarik oleh penerima.
Berdasarkan laporan di lapangan, sebagian besar KPM pemegang KKS BNI dan BSI sudah mulai menerima saldo bantuan, baik untuk program BPNT, PKH, bantuan susulan, maupun bantuan tambahan lainnya.
Banyak KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan kini mulai melihat saldo masuk saat melakukan pengecekan di mesin ATM atau melalui agen bank.
Sementara itu, KPM pemegang KKS Bank Mandiri dan Bank BRI diminta untuk tetap bersabar. Meski saldo belum sepenuhnya masuk, status SI yang sudah muncul menjadi pertanda kuat bahwa pencairan tinggal menunggu waktu.
Dikutip postingan YouTube Pendamping Sosial, setelah status SI aktif, saldo akan masuk dalam hitungan hari sesuai dengan jadwal proses masing-masing bank.
Pemerintah memang menyalurkan bantuan sosial secara bertahap melalui sistem gelombang.
Setiap bank penyalur memiliki jadwal pemrosesan yang berbeda, sehingga waktu masuknya saldo tidak selalu bersamaan antara satu bank dengan bank lainnya.
Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem perbankan dan memastikan penyaluran berjalan lancar tanpa kendala teknis.
KPM diimbau untuk rutin mengecek saldo KKS secara berkala. Pengecekan dapat dilakukan melalui mesin ATM bank penyalur, agen bank resmi, atau layanan mobile banking bagi yang sudah mengaktifkan fasilitas tersebut.
Dengan melakukan pengecekan mandiri, KPM dapat segera mengetahui jika saldo sudah masuk tanpa harus menunggu informasi dari pendamping sosial.
Selain itu, KPM juga disarankan untuk tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial.
Banyak kabar simpang siur yang menyebutkan bantuan dihentikan atau tidak akan cair, padahal faktanya proses penyaluran masih terus berjalan hingga saat ini.
Pemerintah menegaskan bahwa selama nama KPM masih terdaftar aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memenuhi syarat program, bantuan pasti akan disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan mayoritas laporan saldo masuk berasal dari KKS BNI dan BSI, serta status SI yang sudah aktif di Mandiri dan BRI, diharapkan seluruh KPM dapat segera menerima bantuan dalam waktu dekat.
Pemerintah memastikan proses pencairan terus dipantau agar berjalan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
KPM diminta tetap waspada, rutin mengecek saldo, dan segera melakukan penarikan setelah dana masuk agar bantuan tidak terlewat dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.***
Editor : Asep Suhendar