Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Setelah Viral, Kades Panggalih Garut Pastikan Tak Ada Lagi Kasus Intimidasi terhadap Holis, Minta Maaf di Hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Eka Rahmawati • Kamis, 8 Januari 2026 | 22:47 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Kades Panggalih, Cisewu, Garut, Wahyu (paling kanan) dan Holis (tengah) usai viral di media sosial.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Kades Panggalih, Cisewu, Garut, Wahyu (paling kanan) dan Holis (tengah) usai viral di media sosial.

RADAR BOGOR -  Kepala Desa (Kades) Panggalih, Kecamatan Ciseweu, Kabupaten Garut Wahyu menegaskan kasus intimidasi terhadap Holis yang sebelumnya sempat viral tidak akan terulang.

Kades Panggalih bersama keluarganya dipertemukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Holis di Lembur Pakuan, Subang untuk menyelesaikan persoalan yang sempat menyedot perhatian di jagat maya itu.  

Holis Muhlisin warga Desa Panggalih, Cisewu sebelumnya diduga diintimidasi keluarga Kades Panggalih setelah memposting kondisi jalan rusak dan menyoroti dana desa. Belakangan keluarga kades mengaku kecewa terhadap Holis atas tudingan korupsi yang disematkan pada Wahyu dan bukan karena kritik soal jalan rusak.

Di hadapan gubernur Jawa Barat dengan tegas Wahyu menyatakan dirinya tidak korupsi seperti yang dituduhkan. Meski demikian Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan tetap melakukan audit anggaran dana desa di Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, saat dipertemukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kedua belah pihak yakni antara Kades Panggalih serta keluarganya begitu dengan dengan Holis suasana tampak mencair. 

Mewakili keluarganya Kades Panggalih menyampaikan permohonan maaf kepada Holis. Pada momen itu, Holis juga menyatakan telah memaafkan keluarga sang kades. 

Di sisi lain, sebelumnya Holis yang sehari-hari berjualan telur sempat menyatakan kekhawatiran untuk kembali mencari nafkah.

"Seharusnya sekarang dagang telur, gak dagang sudah 4 hari soalnya takut di jalan dicegat," kata Holis saat berbincang dengan Dedi Mulyadi sebelum dipertemukan dengan Kades Panggalih.

Di hadapan Kades Panggalih, Dedi Mulyadi kemudian menegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.

"Kemarin akang (Holis) menyampaikan takut jualan lagi karena takut ada pengancaman, akang arek jualan telur lagi kan? Tugas saya gubernur memastikan rakyat bekerja," ujar Dedi Mulyadi. 

"Kemudian sekarang akang ada kekhawatiran jualan dicegat di jalan, sekarang kita ngomong ke keluarganya kades, jamin gak, gak akan ada kekerasan? Dijamin tidak akan ada lagi intimidasi?" tanya gubernur Jabar kepada Kades Panggalih dan keluarganya. 

Kades Panggalih Wahyu menyatakan bahwa dirinya menjamin keselamatan Holis dan memastikan bahwa peristiwa serupa tak akan terulang lagi.

"Tidak, abdi nu ngajamin pak, sa-Desa Panggalih abdi nu ngajamin kaselametan, bisi aya nanaon ancaman di Desa Panggalih abdi nu tanggung jawab (Tidak, saya yang menjamin Pak satu Desa Panggalih saya yang menjamin keselamatannya kalau ada apa-apa, ancaman di Desa Panggalih saya yang tanggung jawab," kata Wahyu. 

Gubernur Jawa Barat kemudian berpesan agar apa yang terjadi di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut tidak terjadi di daerah lainnya.

"Saya ingin memastikan di Jawa Barat tidak boleh lagi ada hal seperti ini," tegas Dedi Mulyadi.

 

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #kades #Panggalih #gubernur jawa barat #garut #viral