Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bukti di Lapangan: Bansos PKH BPNT Susulan Akhir 2025 hingga Awal Tahun Ini Mulai Masuk ke Rekening KPM

Yosi Alfa Resti • Jumat, 9 Januari 2026 | 05:07 WIB
Ilustrasi. Persiapan pembagian KKS untuk KPM bansos PKH BPNT.
Ilustrasi. Persiapan pembagian KKS untuk KPM bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Berdasarkan kondisi di lapangan, terpantau bahwa sejumlah bansos PKH BPNT susulan untuk periode akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026 sudah mulai masuk ke rekening penerima.

Melansir YouTube Arfan Saputra Channel, hal itu menjadi bukti nyata bahwa proses penyaluran bansos PKH BPNT masih terus berjalan dan belum sepenuhnya berhenti di penghujung tahun.

Sejumlah KPM memperlihatkan secara langsung proses pengecekan saldo pada kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah terisi saldo bansos PKH BPNT melihat dari nominalnya.

Hasilnya, ditemukan adanya saldo bantuan tambahan yang sebelumnya belum masuk, namun kini sudah dapat dicairkan. Bantuan tersebut diduga merupakan bantuan susulan yang memang dijadwalkan cair setelah proses validasi dan pemutakhiran data selesai dilakukan.

Bantuan susulan biasanya diberikan kepada KPM yang pada tahap pencairan sebelumnya belum menerima bantuan secara penuh atau masih menunggu hasil verifikasi data.

Setelah data dinyatakan valid, bantuan langsung disalurkan menyusul pada tahap berikutnya, termasuk pada periode akhir tahun atau bahkan awal tahun berikutnya.

Dikutip postingan YouTube Arfan Saputra channel, temuan di lapangan ini sekaligus membantah anggapan bahwa seluruh bantuan sosial akan berhenti total di akhir Desember.

Pemerintah memastikan bahwa selama anggaran tersedia dan data penerima telah memenuhi syarat, bantuan tetap disalurkan meski melewati pergantian tahun.

KPM yang dalam video tersebut berhasil menerima bantuan susulan mengaku sebelumnya sempat khawatir karena saldo belum juga masuk.

Namun setelah dilakukan pengecekan ulang, bantuan akhirnya muncul di rekening. Hal ini menjadi pengingat penting bagi seluruh KPM agar tidak berhenti melakukan pengecekan saldo meskipun sebelumnya belum ada dana masuk.

Setiap gelombang memiliki jadwal yang berbeda, tergantung pada kesiapan data, sistem perbankan, dan kondisi wilayah masing-masing.

Oleh karena itu, keterlambatan pencairan di sebagian daerah merupakan hal yang wajar. KPM juga diimbau untuk memastikan bahwa data kependudukan tetap aktif dan sesuai dengan data yang tercatat di DTKS.

Jika terdapat perbedaan data, proses pencairan bisa tertunda hingga dilakukan perbaikan atau pembaruan data. Selain itu, KPM diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

Banyak kabar simpang siur di media sosial yang menyebutkan bahwa bantuan telah dihentikan, padahal faktanya penyaluran masih terus berlangsung.

Dengan adanya bukti di lapangan ini, diharapkan KPM dapat lebih tenang dan optimistis menunggu pencairan bantuan. Selama nama masih terdaftar sebagai penerima dan memenuhi kriteria, bantuan susulan tetap berpeluang masuk meskipun memasuki awal tahun 2026.

Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bansos PKH BPNT susulan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga ketepatan sasaran serta transparansi dalam penggunaan anggaran negara.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh