RADAR BOGOR - Kabar baik bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah memastikan bahwa berbagai program bantuan sosial (bansos) tetap berlanjut disalurkan ke KPM yang sudah terdata di DTSEN tahun ini.
Program-program andalan seperti PKH, BPNT Program Sembako, PIP, PBI BPJS Kesehatan, serta bansos lansia dan disabilitas kembali disalurkan kepada KPM yang berhak dan terdata di DTSEN.
Namun, melansir YouTube Pendamping Sosial, masih banyak warga yang belum tahu bagaimana cara mendaftarkan diri, agar masuk sebagai calon KPM bansos yang terdata di DTSEN.
Padahal, proses pendaftaran kini semakin mudah dan bisa dilakukan secara online hanya lewat HP.
Mulai 2026, pemerintah menggunakan satu data terpadu bernama DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang dikelola oleh BPS.
Seluruh penerima bansos wajib terdaftar di DTSEN. Tanpa masuk DTSEN, nama anda tidak akan pernah muncul sebagai penerima bantuan sosial
Apa Itu Desil dan Kenapa Sangat Penting?
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 tingkatan ekonomi yang disebut desil.
1. Desil 1–4: penerima prioritas dengan kategori sangat miskin dan miskin
2. Desil 5: Rentan miskin - BPNT dan PBI
3. Desil 6–10: Mampu - tidak berhak menerima bansos
Semakin rendah desil, semakin besar peluang menerima banyak bantuan sekaligus.
Berikut ini cara daftar bansos 2026 paling mudah dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial.
Cara 1: Datang ke Desa atau Kelurahan
Masyarakat bisa langsung datang ke kantor desa atau kelurahan dengan membawa:
• KTP
• KK
Petugas akan mengusulkan data ke sistem, kemudian dilakukan musyawarah desa, survei lapangan, hingga pengesahan kepala daerah.
Jika lolos, data masuk DTSEN.
Cara 2: Daftar Lewat Aplikasi Cek Bansos
Pendaftaran juga bisa dilakukan secara online lewat HP:
• Download aplikasi Cek Bansos
• Buat akun dengan email aktif
• Lengkapi data
• Ajukan usulan
Data akan diverifikasi petugas kelurahan dan disurvei langsung ke rumah.
Menariknya, jika dalam 30 hari kerja tidak ada verifikasi, data bisa langsung masuk DTSEN.
Beberapa kasus menunjukkan bahwa ada penerima bantuan yang sebenarnya tergolong mampu, namun lolos karena tidak diverifikasi tepat waktu.
Namun pemerintah kini memperketat pengawasan. Jika setelah menerima bantuan ternyata terbukti mampu, maka akan dicoret dari daftar penerima.
Siapa Saja yang Bisa Terima PKH?
PKH hanya diberikan kepada keluarga dengan kategori:
1. Ibu hamil
2. Anak usia dini
3. Anak sekolah
4. Lansia
5. Disabilitas berat
Jika tidak memiliki komponen ini, hanya bisa menerima BPNT atau bansos lainnya
Tips Agar Cepat Dapat Bansos
Daftar di awal bulan
• Gunakan data sesuai kondisi rumah
• Pastikan rumah layak diverifikasi
• Jangan manipulasi data
Biasanya proses tercepat sekitar 3 bulan sejak pendaftaran.
Bansos 2026 menjadi angin segar bagi jutaan keluarga Indonesia.
Pemerintah mengajak masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk segera mendaftar secara resmi agar bisa masuk dalam sistem nasional.
Jangan sampai kesempatan emas ini terlewat hanya karena tidak tahu caranya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga