RADAR BOGOR – Kabar gembira kembali datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pada Jumat berkah, 9 Januari 2026, bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) susulan dilaporkan mulai cair ke sejumlah rekening penerima di berbagai daerah.
Informasi ini disampaikan berdasarkan pantauan terbaru proses pencairan bansos yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Sosial.
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, sejumlah KPM melaporkan bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), khususnya melalui bank penyalur Himbara, seperti BRI.
Pencairan Susulan Masih Berlangsung di Awal 2026
Pencairan bansos susulan ini merupakan kelanjutan dari bantuan tahap 4 tahun anggaran 2025 yang belum sempat tersalurkan hingga akhir Desember.
Berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, bantuan yang sudah berstatus SPM (Surat Perintah Membayar) atau SI (Standing Instruction) tetap memiliki peluang besar untuk dicairkan pada Januari tahun berikutnya.
Keterlambatan penyaluran umumnya disebabkan oleh kendala teknis perbankan atau proses termin anggaran yang belum sepenuhnya tuntas saat tutup tahun.
Namun, data KPM yang sudah dinyatakan valid tidak akan hangus.
Status SI Jadi Tanda Dana Segera Masuk
Status pada aplikasi Sistem Informasi Bansos menjadi acuan penting bagi KPM.
Jika status sudah menunjukkan “berhasil cek rekening”, “SPM”, atau “SI”, maka hal tersebut berarti data penerima telah disetujui dan dana tinggal menunggu proses transfer dari kas negara ke bank penyalur.
Saat ini, bantuan BPNT tahap 4 susulan telah memasuki status SI, yang artinya bank penyalur tengah melakukan proses pemindahan dana ke rekening KPM.
Inilah sebabnya banyak laporan pencairan muncul di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Bukti Pencairan dari Berbagai Daerah
Sejumlah bukti pencairan pun beredar, di antaranya:
- BPNT susulan Rp600.000 cair melalui Bank BRI di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada malam hari.
- PKH dua bulan dan BPNT satu bulan masuk ke rekening KPM di Purbalingga, Jawa Tengah.
- Bantuan PKH-BPNT senilai Rp1.200.000 juga dilaporkan cair di wilayah Jawa Barat melalui Bank BRI.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, KPM diharapkan bersabar jika bantuan belum masuk secara bersamaan.
Prediksi Pencairan PKH-BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Untuk bantuan tahap 1 tahun anggaran 2026, pemerintah saat ini masih memprioritaskan penyelesaian sisa anggaran 2025.
Adapun prediksi alur pencairannya sebagai berikut:
- Januari minggu ke-1–2: verifikasi dan validasi kelayakan KPM oleh pemerintah daerah.
- Januari minggu ke-3–4: proses rekening dan penerbitan SP2D.
- Februari–Maret: penyaluran dana secara bertahap ke KKS BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Aturan Pemanfaatan Bansos 2026
Kementerian Sosial juga menegaskan aturan pemanfaatan bantuan sosial pada tahun 2026.
Bantuan sosial wajib digunakan untuk kebutuhan dasar, seperti makanan bergizi, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga.
Bansos dilarang digunakan untuk membeli rokok, minuman keras, gim online terlarang, barang mewah, membayar cicilan utang, atau kepentingan politik.
Pemerintah mengingatkan seluruh pihak agar memastikan bantuan diterima utuh 100 persen oleh KPM tanpa potongan apa pun.***
Editor : Eli Kustiyawati