RADAR BOGOR - Sejumlah KPM mengaku mendapati saldo bantuan sosial (bansos) PKH BPNT tiba-tiba masuk ke kartu KKS mereka, melansir YouTube Info Bansos.
Bantuan yang cair menurut laporan KPM, yaitu bansos PKH BPNT melihat nominal yang masuk ke rekening.
Bansos PKH BPNT yang cair pun disebut menjadi bantuan susulan tahun lalu, yang belum merata disalurkan atau diterima KPM.
Berikut rincian bansos yang cair di awal tahun ini:
1. PKH susulan
2. BPNT tahap 4 periode Oktober–Desember 2025
Bukti pencairan tersebar luas di media sosial sejak Rabu dini hari, 7 Januari 2026.
Beberapa unggahan memperlihatkan struk ATM dari Bank BRI dan BNI dengan nominal bantuan yang tidak sedikit.
Salah satunya menunjukkan transaksi tarik tunai dari Bank BRI:
• Tanggal: 7 Januari 2026
Waktu: 00.30 WIB
Nominal: Rp875.000
Status: Sukses
Nominal ini berasal dari bantuan PKH untuk:
• Anak SMP: Rp375.000
• Anak SMA: Rp500.000
Total Rp875.000 untuk satu tahap pencairan.
Tak berselang lama, muncul lagi unggahan dengan struk BNI dari wilayah Cirebon:
• Nominal: Rp600.000
• Saldo tersisa: Rp25.000
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, dana tersebut diduga kuat berasal dari bantuan BPNT tahap 4 untuk periode Oktober–Desember 2025.
Meski tahun anggaran 2025 telah berakhir, proses penyaluran bantuan tahap 4 ternyata masih berlangsung hingga awal 2026. Ini ditujukan bagi KPM yang:
• Belum menerima di akhir 2025
• Masih dalam proses SPM
• Tertunda karena kendala administrasi
Operator desa melalui sistem SIK-NG mengonfirmasi bahwa banyak data KPM sudah berubah status menjadi SI (Saldo In), yang artinya dana siap disalurkan ke rekening KKS.
Dari berbagai laporan KPM, pencairan terpantau di beberapa daerah seperti:
1. Cirebon
2. Lombok Barat
3. Beberapa wilayah Jawa dan NTB
Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara:
1. BRI
2. BNI
3. Mandiri
4. BSI
Namun belum semua daerah menerima secara bersamaan karena sistem pencairan dilakukan bertahap.
Kenapa Bansos Bisa Tidak Cair?
Perlu diketahui, saat ini verifikasi bansos semakin ketat. Beberapa indikator yang bisa menyebabkan bansos tidak cair antara lain:
1. NIK tidak valid di DTKS
2. Masuk desil 6–10 (kategori mampu)
3. Memiliki cicilan bank, pinjol, paylater
4. Terdaftar BPJS Mandiri kelas 1–2
5. Memiliki aset kendaraan dan rumah mewah
6. Tercatat sebagai PNS, TNI, BUMN, BUMD
7. Aktivitas keuangan mencurigakan
Sistem terintegrasi dengan:
1.Dukcapil
2. OJK
3. BI Checking
4. DTKS Nasional
Bagi KPM yang belum menerima bantuan, disarankan:
1. Cek saldo KKS secara berkala
2. Hubungi pendamping sosial desa
3. Cek status di cekbansos.go.id
4. Hindari tautan palsu dan penipuan
Pencairan memang membawa harapan besar di awal tahun. Namun tetap perlu kesabaran karena proses dilakukan secara bertahap dan terjadwal.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga