RADAR BOGOR - Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sempat dibuat heboh dengan kabar bansos bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap 4 untuk alokasi Oktober-Desember 2025 sudah tidak akan dicairkan lagi karena anggaran tahun 2025 disebut sudah ditutup.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, hingga saat ini, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) belum mengeluarkan surat edaran resmi atau instruksi cut-off yang menyatakan penghentian penyaluran bantuan tahap keempat.
Dengan demikian secara administratif, proses penyaluran bantuan ini masih dianggap berjalan dan sah.
Baca Juga: Ternyata Ini yang Bisa Bikin Menkeu Purbaya Ngambek, Bukan karena Tidak Disebut Namanya
Jika kita menilik sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), periode penyaluran tahap keempat masih muncul dan terdata.
Ini menjadi bukti kuat bahwa pemerintah belum menutup proses distribusi bantuan untuk periode akhir tahun 2025 tersebut.
Kabar baiknya, beberapa KPM justru mengalami perubahan status menjadi SI (Standing Instruction) di dalam sistem.
Status SI merupakan tanda bahwa perintah pemindahbukuan dari bank penyalur ke rekening penerima sedang diproses.
Jadi, bagi yang bantuannya belum masuk, tetaplah bersabar karena sistem masih terus bekerja melakukan pencairan.
Selain menuntaskan sisa pencairan tahun 2025, saat ini pemerintah juga mulai mempersiapkan data untuk tahap pertama tahun 2026. Fokus utamanya adalah memastikan bantuan tetap tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Intinya, kabar mengenai BPNT tahap 4 tidak cair lagi adalah tidak benar. Selama status di SIKS-NG masih berjalan dan belum ada surat resmi dari Kemensos, peluang pencairan masih sangat besar.***
Editor : Eka Rahmawati