RADAR BOGOR - Informasi terbaru mengenai bantuan sosial (bansos) tahun 2026 menunjukkan adanya kepastian keberlanjutan sejumlah program utama PKH BPNT, sekaligus perkembangan pencairan yang masih berlangsung hingga pertengahan Januari.
Update ini penting bagi KPM PKH BPNT karena berkaitan langsung dengan bansos rutin dan bantuan tambahan.
Juga, menjadi sebuah gambaran awal pencairan bansos PKH BPNT tahap pertama di tahun anggaran baru.
1. Bansos yang Diprediksi Berlanjut Tahun 2026
Pada tahun 2026, beberapa program bantuan dipastikan tetap berjalan sebagai bentuk keberlanjutan perlindungan sosial.
Dilansir dari kanal Ariawanagus, Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai masih menjadi bantuan reguler yang akan terus disalurkan kepada KPM aktif.
Selain itu, Program Indonesia Pintar juga tetap dilanjutkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan peserta didik. Bantuan iuran jaminan kesehatan atau BPJS Kesehatan gratis bagi penerima PBI juga masih berlaku sehingga akses layanan kesehatan tetap terjaga.
2. Bantuan Tambahan yang Sudah Dikonfirmasi
Selain bantuan rutin, terdapat bantuan tambahan yang juga telah dipastikan. Bantuan beras 10 kilogram direncanakan cair untuk alokasi Januari hingga April 2026 atau selama empat bulan awal tahun.
Sementara itu, terdapat bantuan khusus dengan nominal Rp10,8 juta yang ditujukan bagi korban pelanggaran HAM berat sebagai bentuk dukungan sosial lanjutan.
3. Bantuan yang Masih Bersifat Kondisional
Beberapa jenis bantuan hingga kini belum memiliki kepastian lanjutan. Bantuan penebalan seperti BLT mitigasi risiko pangan yang sebelumnya muncul karena kondisi tertentu masih menunggu kejelasan lebih lanjut.
Bantuan permakanan untuk kelompok tertentu seperti lansia dan anak juga belum menunjukkan perkembangan terbaru. Adapun BLT Dana Desa sepenuhnya bergantung pada kebijakan masing-masing desa, sehingga potensi keberlanjutannya bisa berbeda di setiap wilayah.
4. Update Pencairan Terbaru per 10 Januari
Pada pertengahan Januari, masih dilaporkan adanya saldo bantuan yang masuk ke kartu KKS. Pencairan tersebut merupakan bantuan susulan dari alokasi tahun 2025, khususnya BPNT tahap 4 yang sebelumnya tertunda.
Nominal yang diterima KPM dilaporkan sebesar Rp600.000. Selain itu, terdapat pula KPM yang menerima pencairan gabungan PKH dan BPNT dengan total mencapai Rp1,8 juta, tergantung kelengkapan komponen bantuan yang dimiliki.
5. Perkiraan Jadwal Pencairan Tahap 1 Tahun 2026
Proses awal untuk pencairan bantuan tahap 1 tahun 2026 sudah mulai berjalan. Namun, pencairan susulan dari tahun sebelumnya masih menjadi prioritas penyelesaian.
Oleh karena itu, pencairan tahap 1 tahun 2026 diperkirakan paling cepat berlangsung pada bulan Februari.
Tanda-tanda awal biasanya dapat terlihat dari perubahan status di sistem pendataan pada akhir Januari, sehingga KPM disarankan rutin memantau perkembangannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga