Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beredar Bukti Struk Penarikan Saldo Bansos Rp600 Ribu di KKS, Ini Penjelasannya Biar Tak Salah Paham

Ainun Izza Afkarina • Senin, 12 Januari 2026 | 08:42 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
 
RADAR BOGOR - Memasuki pekan kedua Januari 2026, media sosial ramai dengan unggahan bukti struk penarikan saldo sebesar Rp600.000 dari kartu KKS di berbagai wilayah.
 
Banyak KPM yang bertanya-tanya, apakah ini pencairan BPNT tahap pertama tahun 2026 ataukah bantuan susulan dari tahun lalu? Berikut ulasannya dilansir dari YouTube Info Bansos.
 
Kemungkinan saldo yang cair mendadak ini merupakan hasil dari validasi sistem di akhir tahun 2025 lalu. Sejumlah KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT (murni), kini dipilih oleh sistem untuk mendapatkan bantuan PKH guna memenuhi kuota nasional 10 juta penerima.
 
 
Nominal sebesar Rp600 ribu identik dengan bantuan PKH kategori lansia atau rapelan BPNT selama 3 bulan.
 
Salah satu bukti penarikan ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan melalui rekening yang biasa digunakan untuk penyaluran bantuan sosial.
 
Bagi yang menantikan pencairan rutin Tahap 1 alokasi Januari sampai Maret 2026, harap bersabar sebab berdasarkan pantauan di aplikasi SIKS-NG, belum ada perubahan data atau aktivitas untuk penyaluran tahun anggaran 2026.
 
 
Prediksi pencairan bansos tahap 1 tahun 2026 baru akan dimulai secara bertahap pada Februari hingga Maret 2026.
 
Kebijakan pengawasan data yang lebih ketat pun diterapkan dengan fokus utama memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
 
KPM pun diimbau untuk rajin memperbarui data di DTKS secara mandiri atau melalui pendamping sosial agar kepesertaan bansos tidak nonaktif. 
Editor : Eka Rahmawati
#saldo #bansos #kks