RADAR BOGOR - Mulai Senin, 12 Januari 2026, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori tertentu dipastikan akan menerima pencairan dobel yang mencakup bansos reguler BPNT, bantuan susulan, hingga tambahan pangan berupa beras 40 kg.
Namun, di tengah kabar pencairan bansos BPNT double ini, para KPM juga diminta bersiap menghadapi agenda besar dari Dinas Sosial yang dapat menentukan keberlanjutan bantuan mereka di masa depan.
Pencairan awal tahun ini menjadi momen yang paling ditunggu KPM, karena akumulasi beberapa jenis bansos sekaligus, ada PKH BPNT dan lainnya.
Mengutip dari channel YouTube Kabar Bansos, KPM yang masuk dalam kategori berikut akan menerima saldo lebih besar di kartu KKS mereka:
- KPM BPNT Plus PKH: Selain menerima dana BPNT senilai Rp600.000, penerima juga akan mendapatkan tambahan dana PKH sesuai komponen (anak sekolah, balita, atau lansia).
- Bonus Beras 40 Kg: Pemerintah menjadwalkan penyaluran bantuan pangan beras dengan total mencapai 40 kg bagi keluarga yang memenuhi kualifikasi pada tahap ini.
- Penerima Rapel (Susulan): Bagi Anda yang bantuan Tahap 4 tahun 2025 kemarin belum cair (namun status di sistem sudah SI/SPM), dana tersebut akan dicairkan bersamaan dengan Tahap 1 tahun 2026.
Penting bagi KPM untuk tetap berada di rumah atau memastikan data mereka valid pada rentang waktu 12 hingga 20 Januari 2026.
Petugas dari Dinas Sosial dan pendamping PKH dijadwalkan akan melakukan:
- Survei Lapangan:
Verifikasi ulang kondisi ekonomi penerima guna memastikan bantuan tepat sasaran. Kesalahan dalam memberikan jawaban saat survei berisiko menghentikan bantuan Anda.
- Labelisasi Keluarga Miskin:
Rumah penerima manfaat akan mulai ditempeli stiker khusus. Perlu diingat, menolak pemasangan stiker ini dapat berakibat pada graduasi paksa atau penghapusan nama dari daftar penerima Bansos.
Kementerian Sosial melalui pendamping di daerah menegaskan agar seluruh KPM memegang sendiri kartu KKS Merah Putih milik mereka.
Kartu KKS adalah hak pribadi dan berfungsi seperti kartu ATM. Tidak boleh dititipkan kepada orang lain, ketua kelompok, bahkan pendamping sekalipun, guna menghindari penyalahgunaan dana bantuan.
Berdasarkan pola penyaluran sebelumnya, Bank BRI diprediksi menjadi bank penyalur pertama yang akan melakukan top-up saldo ke rekening KKS pada Januari 2026 ini.
Meski demikian, pemilik kartu dari Bank BNI, Mandiri, dan BSI diminta tidak berkecil hati karena biasanya hanya terdapat selisih waktu 1 hingga 2 hari kerja saja.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga